Home
Login.
Artikelilmiahs
17137
Update
PRIYO ADI NUGROHO
NIM
Judul Artikel
GEOLOGI DAN PEMODELAN KEMATANGAN BATUAN INDUK PADA SUMUR KOLA-1, ASM-1, DAN OETA SELATAN-1, CEKUNGAN AKIMEUGAH, PAPUA
Abstrak (Bhs. Indonesia)
SARI Cekungan yang berpotensi mempunyai kandungan minyak dan gas bumi yang besar pada Pulau Papua yaitu Cekungan Akimeugah, dengan sumber daya minyak bumi sebesar 22,70 BBO (Billon Barrels of Oil) dan sumber daya gas bumi sebesar 28,92 TCF (Ton Cubic Feet). Pada pemboran beberapa sumur di cekungan ini ditemukan adanya kenampakan minyak dan gas bumi. Cekungan Akimeugah terletak di wilayah Papua bagian selatan, dengan luas cekungan 37.370 km2 dengan pembagian luas daratan sebesar 22.240 km2 dan luas lautan 15.130 km2, hampir sebagian wilayah menyentuh daerah lepas pantai Laut Arafura, dengan koordinat 135° - 139,4° BT dan 5,3°- 4,3° LS. Waktu kematangan batuan induk pada Sumur Kola-1,ASM-1, dan Oeta Selatan-1 didapatkan menggunakan perhitungan TTI Lopatin juga Sweeney dan Burnham. TTI Lopatin dapat dilakukan secara manual sedangkan TTI Sweeney dan Burnham dilakukan menggunakan software Petromod. Cekungan Akimeugah berpotensi menghasilkan hidrokarbon, dengan nilai TOC pada batuan induk berkisar 0,5-3,45. Nilai kematangan batuan induknya sekitar 0,6-0,9 menunjukkan batuan induk telah mengalami pematangan. Perhitungan kematangan batuan induk dapat dilakukan menggunakan pemodelan geokimia. Pemodelan tersebut dilakukan menggunakan data geokimia pada batuan induk.
Abtrak (Bhs. Inggris)
ABSTRACT Akimeugah basin is one of basin that has a big potential of oil and gas on Papua Island, the petroleum resources of 22.70 BBO (Billon Barrels of Oil) and natural gas resources amounting to 28.92 TCF (Tonnes Cubic Feet). In the drilling of several wells in this basin found the appearance of oil and gas. Akimeugah basins located in the southern part of Papua, with an area of 37 370 km2 basin with the division of the land area of 22 240 km2 and sea area 15 130 km2, almost touching parts of the offshore area of the Arafura Sea, with coordinates 135 ° - 139.4 ° East and 5, 3 ° - 4.3 ° latitude. Source rock maturity time on Well Kola-1, ASM-1, and South Oeta-1 obtained using a calculation Lopatin’s TTI also Sweeney and Burnham. Lopatin’s TTI can be done manually while TTI Sweeney and Burnham done by using software Petromod. Akimeugah Basin potentially produce hydrocarbons, with TOC values in the host rock ranging from 0.5 to 3.45. Value maturity rocks parent about 0.6 to 0.9 show source rock has undergone maturation. Source rock maturity calculation can be performed using geochemical modeling. The modeling was performed using geochemical data on the source rock.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save