Home
Login.
Artikelilmiahs
16903
Update
TEGAR FIRMAN JAUHARI
NIM
Judul Artikel
IMPLEMENTASI PERCEPATAN PEMBANGUNAN SANITASI PERMUKIMAN DI KECAMATAN WONOSOBO KABUPATEN WONOSOBO
Abstrak (Bhs. Indonesia)
ABSTRAK Peneitian ini berjudul “Implementasi Percepatan Pembangunan Sanitasi Permukiman Di Kecamatan Wonosobo Kabupaten Wonosobo”. Judul tersebut dilatarbelakangi oleh adanya pembangunan sektor sanitasi (sampah domestik/rumah tangga, air limbah dan drainase) di Indonesia pada umumnya dan di Kabupaten Wonosobo khususnya dapat dikatakan relatif tertinggal dibandingkan dengan pembangunan infrastruktur perkotaan/perdesaan lainnya. Tujuan penelitian ini adalah untuk 1) mendeskripsikan implementasi program pembangunan percepatan sanitasi permukiman di Kecamatan Wonosobo di Kabupaten Wonosobo, 2) Mengidentifikasi faktor-faktor yang mendukung dan menghambat implementasi program pembangunan percepatan sanitasi permukiman di Kecamatan Wonosobo di Kabupaten Wonosobo. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif, dengan teknik pemilihan informan purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi dan dokumentasi. Metode analisis yang digunakan adalah model analisis interaktif menurut Miles dan Huberman dan keabsahan data diuji degan triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukan program percepatan pembangunan sanitasi permukiman di Kecamatan Wonosobo dilakuan pada 16 desa/kelurahan. Diwujudkan dengan program pemeriksaan sanitasi tempat-tempat umum seperti masjid, kolam renang, sekolah, hotel, tempat pengelolaan makanan, home industry, pondok pesantren, tempat penjualan pestisida minimal 6 bulan sekali. Pengawasan kualitas air pada captring diluar PDAM (cek mikrobiologis) setiap tahun. Penyuluhan secara global mengenai pengelolaan sampah serta pemeriksaan tempat BAB, sumber air bersih, pengelolaan air limbah di rumah-rumah penduduk. Tahun 2015 dibuat 1 septicktank komunal di wilayah Wonosobo Timur yaitu Desa Jaraksari, dan Pagerkukuh. Tahun 2016 dibuat 1 septicktank komunal di wilayah Wonosobo Barat yaitu Desa Longkrang, Sambek, dan Mlipak dengan koordinasi tingkat pusat.
Abtrak (Bhs. Inggris)
ABSTRACT This research titled “Implementation of the accelerated development of sanitation of settlements in the Wonosobo District, Wonosobo Regency”. The title is motivated by the development of the sanitation sector (domestic rubbish, household, waste and drainage) of Indonesia in general and particular wonosobo regency was relatively high compared to urban infratucture development in other city/village. The purpose of this research are to 1) describe the accelerated implementation of development programs in the district sanitation settlements. 2) identify factor that support and hinder the accelerations of the method is settlements sanitation in Wonosobo District, Wonosobo Regency. The method is used qualitative method with purposive sampling technique informant selection. Data collection is done through in-dept interviews, observation and documentation of the analytical method use are interactive model by Milles and Huberman. The validity of data was tested by triangulation. The research result show accelerated of sanitation of sattlements in the Wonosobo District done in 16 villages/wards manifested by examination programs sanitation public places such as mosque, swimming pools, schools, hotel, food management, home industry, the boarding school, where the sale of pesticides minimal 6 month. Monitoring the quality of water on outside taps capring globally every year extension on waste management as well as spot check shit, clean water resources, waste water management in the home of population. From 2015 created communal septictank region Wonosobo Eastern namely jaraksari and pagerkukuh. 2016 a tender was made communal in Wonosobo Western region, the village Longkrang, Sambek, Mlipak with the coordination of the central level.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save