Home
Login.
Artikelilmiahs
16882
Update
UMMU NAILATUR RAHMAH
NIM
Judul Artikel
IMPLEMENTASI PROGRAM “PATEN” (PELAYANAN ADMINISTRASI TERPADU KECAMATAN) DI KABUPATEN KEBUMEN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini berjudul “Implementasi Program Pelayanan Administrasi Terpadu Kecamatan (PATEN) di Kabupaten Kebumen”. PATEN menjadi salah satu bentuk respon pemerintah atas penilaian masyarakat yang menganggap pelayanan publik itu terlalu rumit dan rigid, memakan waktu yang lama, membutuhkan biaya yang mahal, serta prosedur yang berbelit-belit. Oleh karena itu, pemerintah mengeluarkan Permendagri Nomor 4 Tahun 2010 tentang pedoman pelayanan administrasi terpadu kecamatan (PATEN). PATEN merupakan inovasi sederhana yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pelayanan dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui bagaimana implementasi program pelayanan administrasi terpadu kecamatan (PATEN) di Kabupaten Kebumen.metode yang digunakan pada penelitian ini yaitu metode kualitatif deskriptif. Teknik pengambilan informan yang digunakan adalah purposive sampling dan accidental sampling. Metode analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah triangulasi sumber yang diperoleh dari hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teori yang dipakai menggunakan teori yang dikemukakan oleh Linberry yang terdiri dari empat elemen yaitu pembentukan organisasi baru dan staf pelaksana, penjabaran tujuan ke dalam aturan pelaksana, koordinasi berbagai sumber, dan pengalokasian sumber-sumber daya. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa implementasi program PATEN di Kabupaten Kebumen sudah cukup bagus. Hal ini dapat dilihat dari empat aspek yaitu (1) pembentukan unit organisasi baru dan staf pelaksana, pelaksanaan program PATEN telah memiliki struktur organisasi dan staf khusus yang merupakan pegawai di kecamatan. (2) penjabaran tujuan ke dalam aturan pelaksana (SOP), dalam pelaksanaannya kecamatan masih mengacu SOP dari Perbup. Untuk SOP masing-masing kecamatan masih dalam tahapan proses. Namun sejauh ini alur atau prosedur pelayanan sudah cukup jelas. (3) koordinasi berbagai sumber yang mencakup sosialisasi PATEN dilakukan dengan berbagai media dan dilakukan secara rutin di awal pembentukan PATEN. Selain itu koordinasi telah dilakukan dengan pihak terkait jika terdapat informasi baru seperti perubahan atau petunjuk baru terkait PATEN. (4) pengalokasian sumber-sumber daya mencakup pegawai yang masih terbatas namun mereka saling membantu dan bekerjasama, anggaran yang diperlukan terutama untuk melengkapi sarana dan prasarana. Adapun faktor pendukungnya yaitu pegawai PATEN yang cukup memadai, fasilitas, sarana, dan prasarana yang sudah dilengkapi, anggaran yang menunjang berjalannya PATEN. Sedangkan faktor penghambat adalah adanya jaringan internet yang sering mengalami gangguan, kurangnya keahlian dan keterampilan dari pegawai PATEN.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research entitles “Implementation of Sub district Of Integrated Administration Service of Sub district (PATEN) program in Regency of Kebumen”. PATEN is one of government’s respons towards society assesment that public service are complex and rigid, need long of time, need expensive budget, and the procedure circumvent enough. Therefore, the government publish the Permendagri number 4 in 2010 about the service guidance of integrated administration of sub district (PATEN). PATEN is simple inovation intent on increasing service quality and bring nearer service to society. The purpose of this research is to find out how is the implemantation of Sub district Of Integrated Administration Service of Sub district (PATEN) program in Regency of Kebumen. Method of research uses qualitative desciptive method. Technique of taking informant use the purposive sampling and accidental sampling. Method of data analysis in this research use source triangulation that can be obtained from result of interview, observation, and documentation. The theory is used by Linberry, that elements are the formation of a new organization or special staff, elaboration goals into implementing rules, coordination of a variety of sources, and allocation of resources. The result show that the implementation of PATEN program in regency of Kebumen can be said good enough. It can be seen from four aspects. (1) the formation of a new organization or special staff, the implementation of PATEN program have organization structure and special staff that is staff in sub district. (2) elaboration goals into implementing rules (SOP), the implementing in sub district still uses SOP from Perbup. Each sub district, SOP still process steps. But, the service procedures is clear enough. (3) coordination of a variety of sources included socialiszation of PATEN can be held with multiple of media and at the beginning of PATEN routine workable. In addition, coordination have done to be held with stakeholders, if concerned new informations like alteration and new guidance about PATEN. (4) allocation of resources to achive the goals, included the employees still limited, but they supporting and working together, need a budget especially to fited out the facilities. The supportive factors are employees of PATEN still available, the facilities have completed, budget of PATEN is available. The resistant factors are internet network often find it difficult upsets, lack of skills and practices from employees of PATEN.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save