Home
Login.
Artikelilmiahs
16819
Update
DIYAN NOVITA SEPTIYANINGRUM
NIM
Judul Artikel
Aplikasi Teori Antrian pada Pelayanan Teller di Bank Jateng Cabang Purwokerto
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pada penelitian ini, teori antrian diaplikasikan pada pelayanan teller di Bank Jateng Cabang Purwokerto untuk mendapatkan model antrian yang sesuai serta efektifitas pelayanan teller pada saat pengambilan dana pensiun. Data meliputi waktu kedatangan, waktu pelayanan, dan waktu selesainya pelayanan yang diambil pada tanggal 5, 6, dan 9-13 Februari 2016, serta 1-3 Maret 2016 pukul 08.00-11.00 WIB. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model antrian adalah model dengan pola kedatangan yang tidak berdistribusi Poisson, pola pelayanan tidak berdistribusi eksponensial, pelanggan dilayani oleh 4 teller dengan peraturan pelanggan pertama yang datang dilayani terlebih dahulu, serta kapasitas sistem dan sumber yang tidak terbatas. Rata-rata tingkat kesibukan pelayanan pada tanggal 5, 6, dan 9-13 Februari 2016, serta 1-3 Maret 2016 adalah sebesar 76%. Dengan demikian, tingkat kesibukan pelayanan pada tanggal tersebut cukup sibuk. Tingkat kesibukan yang tinggi terjadi pada tanggal 1-3 Maret 2016 yaitu dengan nilai masing-masing tingkat kesibukan pelayanan sebesar 92%; 97%; 90%. Selain tingkat kesibukan yang tinggi, pada tanggal 1-3 Maret 2016 diperoleh nilai yang tinggi juga untuk rata-rata jumlah pelanggan yang berada dalam antrian, rata-rata jumlah pelanggan yang berada dalam sistem, rata-rata waktu menunggu dalam antrian, dan rata-rata waktu menunggu dalam sistem, yaitu masing-masing sebesar 97 orang per 10 menit; 97 orang per 10 menit; 15,35 per menit; dan 15,93 per menit. Hal ini menunjukkan bahwa pada tanggal 1-3 Maret 2016, pelayanan terlalu lama. Karena pengambilan dana pensiun di Bank Jateng Cabang Purwokerto dilakukan setiap awal bulan dan hasil yang diperoleh memberikan gambaran bahwa ketidakefisienan pelayanan terjadi pada hari pertama sampai ketiga saat pengambilan dana pensiun, maka sebaiknya untuk waktu-waktu tersebut diberikan penambahan teller.
Abtrak (Bhs. Inggris)
In this research, queue theory was applied to obtain a suitable queue model and effectiveness of teller service during the withdrawal of pension payment at Bank Jateng Purwokerto. The data included the time of arriving, the time of service, and completion of the service at February 5th, 6th, and 9th-13t 2016, and March 1st-3rd 2016 from 8 till 11 a.m. The result showed that the must suitable queue model was a model with the arrival time pattern which was not in Poisson distribution, the service time pattern which was not in not exponential distribution, a 4-teller service, first come first service, unlimited system capacity and resource. The average of load level during these 10 days of research is 76%, which was adequate load. The peak load happened on March 1st-3rd 2016 with the load level of 92%; 97%; and 90%. Besides, on March 1st-3rd 2016, the average of customers in the queue, the average of customers in the system, the waiting time of queue, and the waiting time of system, and also reached a high number, they are 97 people per 10 minutes; 97 people per 10 minutes; 15,35 per minutes; and 15,93 per minutes respectively. This unplied that the service was too long during these 3 days. As the pension payment at Bank Jateng Purwokerto is made in the first week of every month, and the result showed an uneffectiviness system during the first 3 days in a week of the payment, then the bank showed have more teller during the first 3 days of payment.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save