Home
Login.
Artikelilmiahs
16791
Update
DIAH OKTAVIANA
NIM
Judul Artikel
Pengaruh Dua Nilai Electrical Conductivity (EC) Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Tiga Varietas Bayam pada Hidroponik Sistem Rakit Apung
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengaruh nilai EC terhadap pertumbuhan dan produksi tiga varietas bayam yang ditanam dengan Hidroponik sistem Rakit Apung, (2) mengetahui varietas terbaik yang ditanam dengan Hidroponik sistem Rakit Apung. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli sampai September 2016, di screen house Pondok Pesantren Dukuh Waluh Purwokerto. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah nilai EC dengan dua taraf, yakni EC 2,0 mS cm-1 (P1), EC 4,0 mS cm-1 (P2). Faktor kedua adalah tiga varietas bayam dengan tiga taraf, yakni Maestro, (V1), Amarin (V2), Mira (V3). Variabel pengamatan: tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, warna daun, diameter batang, panjang akar, volume akar, bobot akar segar, bobot tajuk segar, dan bobot tanaman segar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan EC taraf 4,0 mS cm-1 (P2) mampu meningkatkan variabel jumlah daun, bobot tajuk segar, bobot tanaman segar, dan panjang akar tanaman dibanding perlakuan EC taraf 2,0 mS cm-1 (P1) . Varietas Maestro secara umum menunjukkan perbedaan terhadap variabel yang diamati.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui pengaruh nilai EC terhadap pertumbuhan dan produksi tiga varietas bayam yang ditanam dengan Hidroponik sistem Rakit Apung, (2) mengetahui varietas terbaik yang ditanam dengan Hidroponik sistem Rakit Apung. Penelitian dilaksanakan pada bulan Juli sampai September 2016, di screen house Pondok Pesantren Dukuh Waluh Purwokerto. Penelitian menggunakan Rancangan Acak Kelompok Faktorial dengan 2 faktor dan 3 ulangan. Faktor pertama adalah nilai EC dengan dua taraf, yakni EC 2,0 mS cm-1 (P1), EC 4,0 mS cm-1 (P2). Faktor kedua adalah tiga varietas bayam dengan tiga taraf, yakni Maestro, (V1), Amarin (V2), Mira (V3). Variabel pengamatan: tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, warna daun, diameter batang, panjang akar, volume akar, bobot akar segar, bobot tajuk segar, dan bobot tanaman segar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan EC taraf 4,0 mS cm-1 (P2) mampu meningkatkan variabel jumlah daun, bobot tajuk segar, bobot tanaman segar, dan panjang akar tanaman dibanding perlakuan EC taraf 2,0 mS cm-1 (P1) . Varietas Maestro secara umum menunjukkan perbedaan terhadap variabel yang diamati.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save