Home
Login.
Artikelilmiahs
16709
Update
NURHIDAYAH
NIM
Judul Artikel
ekstraksi zat warna daun bayam merah (Amaranthus tricolor L.) dan aplikasinyanya sebagai indikator untuk deteksi urea
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Biosensor merupakan metode analisis yang menggabungkan senyawa biologis dengan sistem pendeteksi. Salah satu sistem pendeteksi yang banyak dikembangkan adalah kolorimetri yaitu penentuan konsentrasi analit diukur berdasarkan perubahan warna. Penelitian ini bertujuan untuk melihat potensi ekstrak daun bayam merah (Amaranthus tricolor L.) sebagai indikator biosensor pendeteksi urea. Daun bayam diekstrak menggunakan dua pelarut yaitu akuades dan etanol:HCl. Ekstrak ini kemudian diuji stabilitas dan kinerjanya menggunakan spektrofotometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada ekstraksi zat warna daun bayam merah menghasilkan warna merah pekat menggunakan pelarut akuades dan berwarna ungu menggunakan pelarut etanol:HCl. Ekstrak etanol:HCl dan ekstrak akuades nilai absorbansinya menurun dengan peningkatan pH, penambahan oksidator (H2O2) dan reduktor (asam askorbat). Pengaruh pemanasan pada ekstrak akuades menurunkan absorbansinya, sedangkan pada ekstrak etanol:HCl meningkatkan absorbansinya. Hasil pengujian ekstrak untuk indikator deteksi urea menunjukkan korelasi yang positif antara perubahan warna dan peningkatan konsentrasi urea, dengan ekstrak etanol:HCl lebih baik dengan slope yang lebih tinggi dari pada akuades yang ditandai dengan kurva standar dengan persamaan regresi y = -0,001x + 0,5928 dengan nilai R² = 0,9332
Abtrak (Bhs. Inggris)
Biosensor is an analytical method that combines biological compounds with the detection system. One of the detection systems widely developed is colorimetric, which is the determination of analyte concentration by a color change. The aim of this work was to study red spinach leaf extracts (Amaranthus tricolor L.) as an indicator of urea biosensor. Spinach leaf was first extracted by using two different solvents of distilled water and ethanol-HCl. Then, the extract stability and performance were tested using a spectrophotometer. The result shows that the extraction of red spinach leaves produce a dark red solution by distilled water solvent and purple solution by ethanol-HCl solvent. Further study showed the absorbance of both extract decreases by increasing pH, addition the oxidizing agent (H2O2) and reducing agent (ascorbic acid). The effect of heating on the water-based extract decreased the absorbance, while the absorbance on the ethanol-HCl-based extract increases. The extracts for detection of urea indicators shows a positive correlation between the color change and urea concentration increase, with the extract of ethanol-HCl showed a higher slope than water-based extract with a regression equation of y = -0,001x + 0, 5928 and R ² of 0.9332
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save