Home
Login.
Artikelilmiahs
16700
Update
ANNISA GITA NOVITA SARI
NIM
Judul Artikel
Evaluasi Dampak Kebijakan Revitalisasi Pasar Wage di Kabupaten Banyumas terhadap Kesejahteraan Ekonomi Pedagang
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Sebagian besar kondisi umum pasar tradisional di daerah umumnya kurang memadai. Hal ini dapat mempengaruhi kesejahteraan ekonomi pedagang, maka dari itu pemerintah daerah melaksanakan program revitalisasi pasar tradisional di Pasar Wage. Setelah pasar direvitalisasi timbul berbagai masalah, seperti turunnya pendapatan pedagang karena sepinya pembeli dan sebagainya. Oleh karena itu, perlu adanya evaluasi terhadap dampak yang ditimbulkan. Sasaran penelitian utama adalah pedagang lama yang berjualan di dalam Pasar Wage (kelompok treatment), sedangkan untuk kelompok controlnya adalah pedagang yang berjualan di luar Pasar Wage. Pendekatan evaluasi dalam penelitian ini adalah comparative after only dengan menggunakan metode kuantitatif. Teknik pengambilan sampelnya menggunakan proportionate stratified random sampling dengan jumlah sampel untuk masing-masing kelompok treatment dan kelompok control adalah 75 responden. Teknik analisis data menggunakan distribusi frekuensi dan t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok pedagang dilihat dari nilai rata-rata per dimensi. Pada variabel Program Revitalisasi Pasar, dampak belum dirasakan oleh pedagang disebabkan karena lokasi bongkar muat yang jauh dari tempat berdagang, sirkulasi udara dan ventilasi udara yang rendah, kurang baiknya penataan tiap unit bangunan pasar, dan penempatan tempat berdagang yang tidak strategis. Selain itu, untuk variabel kesejahteraan ekonomi pedagang, dampak belum dirasakan oleh pedagang disebabkan karena pengeluaran yang dikeluarkan hampir sama dengan pendapatan yang diterima, daya beli kebutuhan rumah tangga rendah, usaha berdagang semakin menurun, dan menurunnya kemampuan menabung. Artinya Program Revitalisasi Pasar belum memberikan dampak yang positif terhadap tingkat kesejahteraan ekonomi pedagang di Pasar Wage.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Most of the general condition of traditional market in village are inadequate. This is may affect the marketeers economic well being. Therefore, the local government was implmented traditional market revitalisation program in wage market. There was several issues after the market had been revitalised, such as decreasing traders' revenues because of few buyer and so on. Therefore, it needed an evaluation of the impact that arise. The main research target are the old traders who sell inside the Market Wage (treatment group), while for control group are traders who sell outside the Market Wage. The approach in the evaluation research is comparative after only using quantitative method. The sample is taken using proportionate stratified random sampling technique with the numbers of samples for each treatment group and the control group were 75 respondents. The technique of data analysis using frequency distribution, the t-test, and a simple linear regression analysis. The results of the research showed a significant difference between the two groups seen from the average value per the dimensions. The market Revitalization Program variable, the impact has not been felt by traders due to of loading and unloading locations far away from trade, air circulation and ventilation is poor, the lack of good arrangement of each unit of the building market, and the placement of trade is not strategic. In addition, for the merchant economic welfare variable, the impact in the form of economic prosperity has not been felt by traders due to expenses incurred almost the same as earned income, household needs purchasing power is low, trade of business decreased, and decreased ability of saving. Market Revitalization Program has not had a positive impact on the welfare of traders in the Market Wage.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save