Home
Login.
Artikelilmiahs
16693
Update
INDRA YANASTYAPRICENA
NIM
Judul Artikel
STUDI GEOLOGI BAWAH PERMUKAAN DAN ANALISIS ZONA OVERPRESSURE, LAPANGAN ROSMALAWATI, CEKUNGAN KUTAI
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Indonesia merupakan salah satu negara yang kaya akan minyak dan gas, eksplorasi minyak dan gas di Indonesia selalu dilakukan guna memenuhi keperluan yang selalu meningkat setiap waktu. Eksplorasi minyak dan gas banyak dilakukan beberapa daerah termasuk cekungan Kutai, Kalimantan Timur yang memiliki banyak kandungan minyak dan gas didalamnya. Kendala-kendala eksplorasi minyak dan gas sering sekali dijumpai dengan berbagai macam faktor yang mempengaruhi seperti faktor geologi yang terdapat pada daerah pengeboran. Kendala-kendala ini yang membuat sumur pengeboran menjadi kick atau blowout, maka dari itu studi geologi dalam pengeboran sangat penting sekali untuk diteliti. Mengingat Indonesia ini termasuk kedalam zona Overpressure yang dimana sangat berbahaya jika melakukan pengeboran tidak terkecuali cekungan Kutai, studi geologi untuk mengetahui Overpressure ini sangat penting guna untuk mengetahui mekanisme terjadinya Overpressure, karakteristik serta persebaran zona Overpressure. Dalam melakukan studi geologi dan analisis zona Overpressure ini menggunakan metode interpretasi RFT (Repeat Formation Test) untuk mengetahui mekanisme Overpressure serta Trend Wireline Log (Densitas, Resistivitas, Porositas dan Log Sonic) untuk mengetahui karakteristik, ditambahkan dengan data pendukung menggunakan X-Ray Diffraction dan Ro-Vitrinit untuk menguatkan penyebab utama Overpressure yang terjadi pada daerah penelitian. Sehingga pengeboran yang akan datang bisa meminimalisir terjadinya kick atau blowout yang bisa merugikan dalam melakukan pengeboran. Hasil penelitian mengenai overpressure pada lapangan Rosmalawati mempunyai mekanisem unloading, mekanisme unloading disebabkan oleh kematangan hidrokarbon dan giagenesa mineral lempung. Zona overpressure pada lapangan Rosmalawati dibagi menjadi 2 bagian yaitu zona transisi overpressure pada interval kedalaman 6500-9500 ft,dan zona overpressure pada kedalaman lebih dari 9500 ft. Estimasi mud weight untuk meminimalisir bencana pengeboran dibagi menjadi 3 zona yaitu zona normal pressure dengan memberikan mud weight sebesar 476,8 ft/ 0,1 ppg; zona transisi overpressure dengan memberikan mud weight sebesar 127,58 ft/ 0,2 ppg; dan zona overpressure dengan memberikan mud weight sebesar 233,5 ft/ 0,3 ppg.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Indonesia is one of country is rich in oil and gas, oil and gas exploration in Indonesia has always do in order people the needs of ever-increasing each time. Oil and gas exploration several areas including Kutai Basin, East Kalimantan, which has plenty of oil and gas. Constraints exploration for oil and gas often encountered with the various factors that influence such as geological factors contained in the drilling area. This constraint makes drilling wells into a kick or blowout, and therefore the study of geological deep drilling is very important to study. Given Indonesia is included into the zone of Overpressure which is very dangerous if the drill is no exception Kutai Basin, geological studies to determine the Overpressure is very important in order to know the mechanism of occurrence of Overpressure, characteristics and distribution of Overpressure zone. In conducting geological study and analysis zone Overpressure this method of interpretation RFT (Repeat Formation Test) to determine the mechanism of Overpressure and Trend Wireline Log (density, resistivity, porosity and Log Sonic) to determine the characteristics, added with supporting data using X-Ray Diffraction and Ro-Vitrinite to strengthen the main causes Overpressure that occurs in the area of research. So the upcoming drilling can minimize the occurrence of kick or blowout that could harm the drilling. Results of research on the overpressure in Rosmalawati Field has unloading mechanism, unloading mechanism due to the maturity of hydrocarbon and clay diagenetic. Overpressure zone at Rosmalawati field is divided into two parts, the transition overpressure zone depth interval at 6500-9500 ft, and overpressure zone at depths more than 9500 ft. Mud weight Estimate to minimize the drilling hazard is divided into three zones: the normal pressure to give a mud weight of 476.8 ft / 0.1 ppg; overpressure transition zone to provide mud weight of 127.58 ft / 0.2 ppg; and overpressure zone by providing a mud weight of 233.5 ft / 0.3 ppg.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save