Home
Login.
Artikelilmiahs
16553
Update
ANNISA FITRIANINGSIH
NIM
Judul Artikel
PENGARUH FORMULA DAN KONSENTRASI LARU ALAMI BENTUK CAIR TERHADAP DAYA HAMBAT Acetobacter acetii (The Effect of Natural Preservatives Formulas and Concentrations Against Inhibition of Acetobacter acetii)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Gula kelapa cetak merupakan produk yang dihasilkan dari proses pemasakan nira kelapa sebagai bahan bakunya. Nira mudah mengalami kerusakan, hal ini disebabkan kandungan gizi yang lengkap pada nira sangat baik untuk pertumbuhan mikroba. Salah satu tanda kerusakan nira yaitu terjadinya penurunan nilai pH yang disebabkan adanya perombakan gula menjadi asam organik oleh bakteri (Acetobacter sp.). Penambahan pengawet pada nira yang dikenal dengan laru dilakukan untuk mencegah kerusakannya. Penambahan laru harus diketahui seberapa baik efektifitas terhadap aktivitas antimikrobia, terutama daya hambat terhadap bakteri Acetobacter acetii. Tujuan dari penelitian ini yaitu: 1) Mengetahui pengaruh formula laru alami bentuk cair terhadap daya hambat Acetobacter acetii; 2) Mengetahui pengaruh konsentrasi laru alami bentuk cair terhadap daya hambat Acetobacter acetii; 3) Menentukan kombinasi perlakuan antara formula dan konsentrasi laru alami bentuk cair yang memiliki daya hambat Acetobacter acetii terbaik. Rancangan percobaan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Rancangan Acak Kelompok (RAK) yang disusun secara faktorial. Faktor yang dicoba meliputi: Formula laru alami (F) yang terdiri dari 8 perlakuan antara lain daun jambu : daun cengkeh: kapur (5:5:90) (F1), daun jambu : daun cengkeh : kapur (10:10:80) (F2), daun jambu : daun slatri : kapur (5:5:90) (F3), daun jambu : daun slatri : kapur (10:10:80) (F4), daun cengkeh : daun slatri : kapur (5:5:90) (F5), daun cengkeh : daun slatri : kapur (10:10:80) (F6), daun jambu : daun cengkeh : daun slatri : kapur (5:5:5:85) (F7), daun jambu : daun cengkeh : daun slatri : kapur (10:10:10:70) (F8);dan Konsentrasi laru alami (K) yang terdiri dari 5% (K1), 10% (K2), 15% (K3), 20% (K4). Terdapat 32 kombinasi perlakuan yang diulang sebanyak 2 kali sehingga diperoleh 64 unit percobaan. Variabel yang diamati yaitu daya hambat Acetobacter acetii. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis ragam (Uji F), apabila hasil analisis menunjukkan adanya pengaruh yang nyata maka dilanjutkan dengan uji Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Formula laru alami dari campuran daun jambu: daun cengkeh: daun slatri: kapur (10:10:10:70) dengan konsentasi 20% menghasilkan daya hambat terhadap Acetobacter acetii terbaik yaitu dengan zona bening sebesar 12,60 mm.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Solidified coconut sugar is a food product produced from coconut sap coking process. Coconut sap can be easily damaged due to its complete nutrient content make it a good medium for microbial activity.One of the signs of damaged coconut sap which has been decreasing pH value due to the overhaul of sugar into organic acids by bacteria (Acetobacter sp.). The addition of preservatives for coconut sap as known as laru was done to prevent to damage. The effectivenes of the addition of natural laru must be known of the antimicrobial activity, especially inhibitory effect of Acetobacter acetii. The purpose of this result were : The purpose of this result were : 1) Determine the effect of liquid natural laru formulas on inhibitory effect of Acetobacter acetii 2) Determine the effect of natural laru concentration on inhibitory effect of Acetobacter acetii. 3) Determine the combination of treatment between natural laru formula and concentration which has the best inhibitory effect of Acetobacter acetii.The experimental design used a randomized block design (RAK) arranged as factorial with two replications. Factors to be observed include: 1) Natural laru formulas (F) i.e: guava leaves : clove leaves : lime (5:5:90) (F1), guava leaves : clove leaves : lime (10:10:80) (F2), guava leaves :slatri leaves : lime (5:5:90)(F3),guava leaves :slatri leaves : lime (10:10:80) (F4), clove leaves : slatri leaves: lime (5:5:90) (F5), clove leaves : slatri leaves: lime (10:10:80) (F6), guava leaves : clove leaves : slatri leaves: lime (5:5:5:85) (F7), and guava leaves : clove leaves : slatri leaves: lime (10:10:10:70) (F8); 2) Natural laru concentration (K), 5% (K1),10% (K2), 15% (K3) and 20% (K4). There were 32 combination which repeated 2 times to obtain 64 experiment units. The variables observed were inhibitory effect of Acetobacter acetii. Data were analyzed using analysis of variance, if the result were significantly different then continued with Duncan’s Multiple Range Test (DMRT) at 5% level. The results showed that a mixture of guava leaves: clove leaves: slatri leaves: lime (10:10:70) with concentration 20% produced the best inhibitory effect of Acetobacter acetii with clear zone 12,60 mm.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save