Home
Login.
Artikelilmiahs
16538
Update
NUR FITRIA HIDAYATI SULISTYONINGRUM
NIM
Judul Artikel
TINJAUAN YURIDIS TERHADAP PENYELESAIN KREDIT BERMASALAH MELALUI LELANG EKSEKUSI HAK TANGGUNGAN (Study terhadap Putusan No.84/Pdt.G/2014/PN.Krg)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini berawal dari adanya perkara Perjanjian Kredit antara Bambang Tri Wahyudi dan Bank Danamon. Ketika debitur wanprestasi, kreditur melakukan eksekusi dengan cara lelang terhadap objek jaminan tersebut, namun debitur tidak terima atas pelaksanaan eksekusi oleh kreditur, kemudian debitur mengajukan gugatan ke pengadilan bahwa kreditur dalam mengeksekusi objek jaminan bertentangan dengan Pasal 26 UUHT. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis terkait pelaksanaan lelang eksekusi Hak Tanggungan, serta untuk mengetahui dan menganalisis dasar dan pertimbangan hakim dalam menjatuhkan Putusan No.84/Pdt.G/2014/Krg. Metode yang digunakan menggunakan metode penelitian yuridis normatif, dengan pendekatan perundang-undangan dan pendekatan kasus serta spesifikasi penelitian secara deskriptif dengan metode analisis data secara normatif kualitatif. Berdasarkan hasil analisis dapat diambil kesimpulan bahwa Pelaksanaan lelang eksekusi terhadap objek jaminan Hak Tanggungan yang dilakukan oleh Kreditur telah sah dan mengikat karena telah berdasarkan Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan sehingga tidak termasuk ke dalam Perbuatan Melawan Hukum, yaitu karena debitur wanprestasi, dan pelelangan umum dilakukan oleh KPKNL. Dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan Putusan No.84/Pdt.G/2014/Krg telah berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku yaitu sesuai dengan teori hukum jaminan kebendaan khususnya Hak Tanggungan sebagaimana diatur dalam Pasal 6 Undang-Undang Hak Tanggungan serta dalam KUHPerdata, sehingga Majelis Hakim menolak seluruh gugatan yang diajukan oleh Penggugat.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research started from the matter credit agreement between bambang tri wahyudi and bank danamon. When a debtor wanprestasi , a creditor do execution by means of auction towards an object the insurance, but debtors are not receive for to the execution by a creditor, then a debtor filed a lawsuit to the hearing that his creditor in security execute object contrary to article 26 UUHT . This research aims to understand and analyze auction related to the implementation of the execution of a hak tanggungan, and to know and analyze the base and consideration the judge in dropping the award No.84 /PDT.G/2014/Krg. Methods used using research methodology juridical normative, with the approach legislation and approach cases specifications research as well as a sort of descriptive set with the methods of the data analysis normatively qualitative . Based on the results of the analysis can be taken the conclusion that the auction the execution of object security the right are done by a creditor been unlawfully and binding for based on article 6 rights legislation dependents so they were not included into action against the law, is the debtors wanprestasi, and auction commonly done by KPKNL. Basis of consideration the judge in dropped decisions No.84 /PDT.G/2014/Krg have based on laws and regulations namely compatible with insurance legal theories kebendaan especially formal use of hak tanggungan as stipulated in section 6 rights legislation dependents as well as in KUHPerdata, so that the judge in refuse all a lawsuit filed by the plaintiff.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save