Home
Login.
Artikelilmiahs
16489
Update
IRANIATI
NIM
Judul Artikel
Analisis Kehilangan Panas Pengeringan Gula Kelapa Kristal Menggunakan Pengering Tipe Rak (Studi Kasus Di UD. Sansibar Desa Panembangan Kecamatan Cilongok Kabupaten Banyumas).
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pengeringan adalah proses pengeluaran atau pemisahan air dalam jumlah yang relatif kecil dari bahan dengan energi panas. Permasalahan yang sering terjadi dalam proses pengeringan bahan makanan yaitu efisiensi pindah panas yang diberikan oleh mesin pengering terhadap bahan yang dikeringkan rendah. Proses pindah panas merupakan hal yang penting dalam pengeringan gula kristal, agar produk gula kristal yang dihasilkan berkualitas bagus dan memiliki umur simpan yang lama. Tujuan dari penelitian ini yaitu menghitung nilai panas efektif dan kehilangan panas selama proses pengeringan gula kelapa kristal menggunakan pengering kabinet. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah eksperimental. Variabel yang diukur yaitu perubahan suhu setiap 1 jam pada masing-masing bagian pengering dan kelembaban ruang pengering. Pengering kabinet yang digunakan dalam penelitian ini memiliki 33 loyang dengan kapasitas maksimal 231 kg gula kelapa kristal. Hasil dari penelitian menunjukkan nilai rata-rata panas efektif sebesar 49287,42 kJ dengan persentasi 75,35% dan rata-rata konsumsi bahan bakar sebesar 65412,167 kJ. Besarnya kehilangan panas pada pengeringan ini sebesar 16125,23 kJ dengan persentasi sebesar 24,65%. Kelembaban ruang pengering terendah mencapai 55,50% dengan rata-rata sebesar 58,96%.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Drying is expenses or separation process of water in a relative small amount of material with thermal energy. Problems often occured in a drying process material food that heat transfer efficiency is given by the dryer to the dried material is low. The process of heat transfer is important in drying crystals sugar, so that the the resulting good quality and long shelf life of crystal sugar products. This research is aimed to calculated effective heat value and heat lossis during drying process coconut crystal sugar using cabinet dryer. The method used in this research is experimental. Variable measurement are temperature changes every 1 hour on each piece and humidity of drying chamber. Cabinet dryer used in this research have 33 pan with maximal capasity 231 kg coconut crystal sugar. The results of this research showed that average effective heat value of 49287,42kJ with persentage 75,35% and average fuel consumption of 65412.167 kJ. The amount of heat loss on drying of 16125,23 kJ with presentage 24,65%. Minimum humidity drying chamber was 55.50% with an average of 58.96%.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save