Home
Login.
Artikelilmiahs
16392
Update
PRADITA AMALIA
NIM
Judul Artikel
Potensi Biomasa dan Cadangan Karbon pada Tegakan Pinus (Pinus merkusii) di RPH Baturraden KPH Banyumas Timur Jawa Tengah
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pemanasan global merupakan suatu peristiwa meningkatnya suhu rata-rata atmosfer bumi sebagai akibat dari meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca (GRK). Oleh karena itu, untuk menanggulangi pemanasan global adalah dengan menurunkan konsentrasi GRK melalui vegetasi hutan. Salah satu tipe hutan yang potensial menurunkan GRK terutama karbondioksida (CO2) adalah hutan pinus. Tegakan pinus mampu menyerap CO2 dan menyimpannya dalam bentuk biomasa. Biomasa tegakan sangat berhubungan dengan umur tegakan. Umur tegakan pinus berbanding lurus dengan biomasa tegakan, sedangkan biomasa tegakan berbanding lurus dengan cadangan karbon. Tujuan penelitian untuk mengetahui pengaruh umur tegakan terhadap biomasa dan cadangan karbon tegakan pinus, mengetahui umur tegakan pinus yang menyimpan biomasa dan cadangan karbon paling besar dan untuk mengatahui hubungan antara umur dengan biomasa dan cadangan karbon tegakan pinus. Penelitian menggunakan metode survei dengan teknik pengambilan sampel cluster random sampling. Tegakan pinus yang digunakan dalam penelitian adalah tegakan pinus umur 9, 33, 36, dan 39 tahun. Variabel bebas yang diamati adalah umur tegakan pinus, sedangkan variabel bergantung adalah biomasa dan cadangan karbon tegakan pinus. Data hasil penelitian dianalisis menggunakan analisis varian dengan uji lanjut BNT dan analisi regresi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata potensi biomasa dan cadangan karbon tegakan pinus tertinggi adalah pada umur 39 tahun yaitu sebesar 45,93 ton.ha¬-1 dan 21,13 ton.ha¬-1, dan yang terkecil adalah pada umur 9 tahun yaitu sebesar 4,25 ton.ha¬-1 dan 1,96 ton.ha¬-1, umur tegakan pinus memiliki pengaruh terhadap besarnya jumlah biomasa maupun cadangan karbon, umur tegakan pinus yang memiliki biomasa dan cadangan karbon tertinggi adalah umur 39 tahun, dan hubungan antara umur dengan biomasa maupun cadangan karbon tegakan pinus membentuk pola hubungan kuadratik.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Global warming is a phenomenon increased the average temperature of the Earth's atmosphere as a result of increasing concentrations of greenhouse gases (CGG). Therefore, to cope global warming is by reducing the concentration of greenhouse gases through forest vegetation. One type of potential forest to reduce greenhouse gases, especially carbon dioxide (CO2) is a pine forest. Pine stands are capable to keep CO2 and store it in the form of biomass. Biomass stands very correlated with stand age. Age stands of pine will be directly proportional to the stand biomass, while the biomass of stands will be directly proportional to the carbon stocks. The purpose of the study to find out the effect of age on biomass and carbon stocks pine stands, to find out the age of pine stands that hold the largest of biomass and carbon stocks, to find out the relationship between age and standing biomass and carbon stocks of pine. The method used is a survey with sampling technique using cluster random sampling. Pine forest used in the research are pine stands age 9, 33, 36, and 39 years. The independent variable in this research is age of pine stands, whereas biomass and carbon stock are used the dependent variables. Data were analyzed using ANOVA with advanced test LSD and regression analysis. The results showed that the average potential of biomass and carbon stock of pine stands are highest is at the age of 39 years, namely of 45,93 tons.ha¬-1 and 21,13 tons.ha¬-1, and the smallest was at the age of 9 years are 4,25 tons.ha¬-1 and 1,96 tons.ha¬-1, age pine stands are effect on biomass and carbon stock, age pine stands that has the highest biomass and carbon stock are 39 years of age, and the relationship formed between the age of pine stands with biomass or carbon stock are quadratic.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save