Home
Login.
Artikelilmiahs
16339
Update
RENY DWI JAYANTI
NIM
Judul Artikel
PREVALENSI TUNGAU PARASIT LARVA NYAMUK Aedes sp. PADA DAERAH ENDEMIS DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD) DI KABUPATEN KARANGANYAR
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kabupaten Karanganyar mempunyai 17 kecamatan dengan 6 kecamatan diantaranya Kecamatan Karanganyar, Colomadu, Gondangrejo, Jaten, Tasikmadu, dan Kebakkramat dinyatakan sebagai daerah endemis penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dengan jumlah kasus yang terus meningkat. Meningkatmya jumlah kasus Demam berdarah dengue (DBD) di Kabupaten Karanganyar menunjukan kurang efektifnya pengendalian secara konvensional. Alternatif lain pengendali populasi nyamuk adalah menggunakan musuh alami yaitu tungau parasit. Keberhasilan tungau parasit dalam menemukan inang dipengaruhi oleh populasi nyamuk yang akan menaikkan prevalensi apabila populasi tinggi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui jenis familia tungau parasit yang memparasiti larva nyamuk Aedes sp. dan menentukan prevalensi tungau parasit pada larva nyamuk Aedes sp. di daerah endemis dengue di Karanganyar. Metode pengambilan sampel dilakukan dengan cara survei dengan teknik stratified random sampling. Lokasi ditentukan berdasarkan tingkat endemisitas demam berdarah dengue, dengan mengambil 4 kecamatan dari 6 kecamatan yang endemis DBD yaitu Kecamatan Karanganyar, Jaten, Tasikmadu dan Kebakkramat. Jumlah sampel ditentukan berdasarkan rumus populasi dengan tingkat kesalahan 20%, sehingga minimal pengambilan sampel yaitu 25 larva ada setiap titik sampling. Variabel pada penelitian ini adalah prevalensi tungau parasit larva Aedes sp. Variabel pendukungnya yaitu pH air, temperatur air dan oksigen terlarut. Parameter pada penelitian ini adalah jumlah seluruh larva yang terparasiti tungau dan jumlah individu larva yang diamati. Metode analisis menggunakan rumus prevalensi yaitu jumlah larva nyamuk yang terparasiti tungau dibagi jumlah larva yang diperiksa dikali 100%. Hasil identifikasi tungau yang diperoleh adalah Familia Pionidae, Familia Hydrozetidae dan Familia Hydrachnidae. Nilai prevalensi Kabupaten Karanganyar yaitu 1,45%. Nilai prevalensi tertinggi terdapat di Tasikmadu yaitu 7,31% kemudian pada Kecamatan Kebakkramat yaitu 1,51%. Kecamatan Karanganyar dan Jaten tidak didapatkan tungau parasit.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Six out of seventeen districs in Karanganyar Regency are Dengue Hemorrhogic Fever (DHF) endemic areas. These areas include Karanganyar, Colomadu, Gondangrejo, Jaten, Tasikmadu, and Kebakkramat. The number of cases continues to rise year by year since 2012. The increasing number of DHF cases in Karanganyar indicated that the conventional control was not effective. Another alternative in controlling mosquito populations is the use of natural parasitic mites. The success of parasitic mites in finding host is expected to increase the ability parasitized until the prevalence of parasitic mites in the mosquito Aedes sp. would be increase.The purpose of this study is to determine the prevalence of parasitic mites on the larvae of Aedes sp. in dengue endemic areas in Karanganyar and determine the type familia of mite that parasite larvae of Aedes sp. A survey method was used with stratified random sampling technique. The location was determined based on the degree of endemicity of dengue fever by taking 4 districts of 6 districts that were endemic i.e. Karanganyar, Jaten, Tasikmadu and Kebakkramat. The number of samples was determined based on the formula of the population with an error rate of 20%, then a minimum sampling of 25 larvae there every sampling point. The variable in this study is the prevalence of parasitic mite larvae of Aedes sp. Supporting variables that water pH, water temperature and dissolved oxygen. The parameters in this study is the total number of larvae that parasitized mites and the number of individuals observed larvae. The method of analysis using the formula prevalence is the number of mosquito larvae were parasitized mites divided by the number of larvae were examined and multiplied by 100%. The results identifications mites obtained were Family Pionidae, Hydrozetidae and Hydrachnidae. Karanganyar prevalence value is 1.45%. The highest prevalence values in Tasikmadu was 7.31% later in the District Kebakkramat was 1.51%. Karanganyar and Jaten not found parasitic mites. Keywords: Prevalence, parasitic mite, larvae of Aedes sp.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save