Home
Login.
Artikelilmiahs
16328
Update
CATTLEYA SEPTARIANI AZIZ
NIM
Judul Artikel
ANALISIS ELECTRONIC VOTING PADA PEMILIHAN KETUA RW DI KELURAHAN CIPAKU, KECAMATAN BOGOR SELATAN, KOTA BOGOR
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Di abad ke-20, telah banyak teknologi yang digunakan dalam reformasi birokrasi di berbagai daerah di Indonesia. Setelah keberhasilan itu, pemerintah mulai memperkenalkan sekaligus uji coba sistem pemilihan umum memanfaatkan teknologi yaitu e-voting. Daerah pertama yang menjadi keberhasilan sistem tersebut adalah pemilihan kepala dusun di Jembrana, Bali. Hal ini diikuti di berbagai daerah termasuk di Kota Bogor yaitu pemilihan RW 02 Kelurahan Cipaku kecamatan Bogor Selatan. Temuan penelitian pada pelaksanaan e-voting di RW 02 Kelurahan Cipaku memperlihatkan bahwa sistem pemilihan e-voting dapat meningkatkan partisipasi masyarakat. Selain itu juga memperlihatkan efektifitas waktu dan pelaksanaan yang efisien dalam segi operasional dan penghitungan suara. Hal ini kemudian menjadi kajian menarik untuk ditulis karena selain dapat menunjang sistem demokrasi, tetapi juga penggunaan teknologi di sistem demokrasi memiliki banyak ancaman-ancaman yang mengikuti. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Data diperoleh dari hasil observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Kemudian data dianalisis menggunakan metode analisis model interaktif Miles dan Huberman. Untuk menjamin validitas data, penelitian ini menggunakan teknik triangulasi data. Hasil penelitian ini mendeskripsikan electronic voting pada Pemilihan Ketua RW di Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Dengan demikian, sistem pemilihan e-voting dapat dibandingkan dengan sistem pemilihan konvensional dengan menggunakan perspektif efektifitas, efisiensi transparansi dan akuntabilitas. Pada masing-masing perspektif, kedua sistem pemilihan memiliki kelemahan dan kelebihan masing-masing. Namun karena masih baru, e-voting masih banyak memiliki kekurangan dalam penerapannya dan memerlukan pengembangan yang lebih jauh.
Abtrak (Bhs. Inggris)
In the 20th century, technology has been widely used in the bureaucratic reform in various regions in Indonesia. After this success, the government began to introduce and test the electoral system utilizing the technology that e-voting. The first area that became the success of the system is the local elections in Jembrana, Bali. This was followed in various areas, including in the city of Bogor, namely RW 02 electoral districts Cipaku Village South Bogor. The findings of the study on the implementation of e-voting in RW 02, Village Cipaku shows that e-voting election system can improve public participation. It also shows the effectiveness of time and efficient execution in operational terms and counting.It then becomes an interesting study to be written because in addition to supporting the democratic system, but also the use of technology in the democratic system has a lot of threats that followed. The method used is descriptive qualitative method with case study approach. Data collected by observation, interview and documentation study. Then the data were analyzed using analysis of Miles and Huberman interactive model. To ensure the validity of the data, this study uses data triangulation technique. The results of this study to describe the electronic voting on the Election of the Chairman of RW in the Village Cipaku, South Bogor subdistrict, Bogor City. Thus, the selection of e-voting system can be compared to a conventional election system by using the perspective of effectiveness, efficiency transparency and accountability. In each perspective, both electoral systems have weaknesses and strengths of each. However, because they are new system, e-voting is still a lot of weakness in its implementation and requires further development.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save