Home
Login.
Artikelilmiahs
16294
Update
PETRI OPI KURNIASARI
NIM
Judul Artikel
KONTRIBUSI PENDAPATAN USAHATANI PEMBIBITAN LADA (piper ningrum L.) TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA DI DESA DAWUHAN WETAN KECAMATAN KEDUNGBANTENG KABUPATEN BANYUMAS, JAWA TENGAH
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Lada merupakan salah satu komoditas pertanian pada sub sektor perkebunan yang cukup potensial untuk dikembangkan. Hal ini dapat dilihat dari harga komoditas lada yang semakin meningkat dari tahun ke tahun. Potensi pengembangan lada yang cukup cerah banyak menarik minat petani untuk melakukan usahatani lada. Salah satunya dengan melakukan usahatani pembibitan lada. Pendapatan dari usahatani tersebut diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap pendapatan rumah tangga petani. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) biaya produksi, penerimaan dan pendapatan usahatani pembibitan lada di Desa Dawuhan Wetan (2) besarnya kontribusi pendapatan usahatani pembibitan lada terhadap pendapatan rumah tangga petani. (3) nilai R/C ratio pada usahatani pembibitan lada. Penelitian dilaksanakan di Desa Dawuhan Wetan , Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Banyumas pada bulan Mei 2016. Metode penelitian yang digunakan adalah survei dan menggunakan metode sensus dalam menentukan responden. Jumlah responden pada penelitian ini sebanyak 25 orang. Metode analisis data yang digunakan adalah analisis finansial meliputi analisis biaya, penerimaan dan pendapatan serta dengan menggunakan analisis R/C ratio dan kontribusi pendapatan. Hasil penelitian menunjukan bahwa biaya produksi rata-rata usahatani pembbitan lada selama satu musim tanam sebesar Rp. 5.351.707,50, penerimaan rata-rata sebesar 17.890.800,00 yang diperoleh dari penjualan bibit lada sebanyak 6.807 polybag, dan pendapatan sebesar Rp. 12.539.092,50 dengan pendapatan per bulan yang diperoleh petani sebesar Rp4.179.697,50. Kontribusi pendapatan usahatani pembibitan lada terhadap pendapatan rumah tangga petani lada sebesar 78 persen, dimana usahatani tersebut dapat diandalkan sebagai sumber penghasilan,. Nilai R/C ratio pada usahatani pembibitan lada sebesar 3,34, sehingga usahatani tersebut memberikan keuntungan dan layak untuk dilanjutkan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Pepper is the one commodity in agricultural sub-sector of plantation that adequatly potential to develop. It can be seen in commodity prices of pepper increase in every years. The developed of peppers can attract the farmers to farming them. One of them are nursery peppers farms. The incomes from nursery peppers farms can gave contribution to household incomes of farmers. The purposes of study are to tell (1) the production cost, the revenue and nursery peppers farm incomes in Dawuhan Wetan Village (2) the amount of contributions in nursery peppers farm incomes through to farmers houshold incomes. (3) The number of ratio (R/C) in nusery peppers farm. This studies at Dawuhan Wetan Village in Kedungbanteng Sub-district, Banyumas Regency on May 2016. The methods of study are survey method and census method to find the respondens. The respondens in these study are 25 persons. The analysis method use the financial method that consists of cost analysis, the revenue and incomes, and use ratio analysis (R/C) and cost contributing. The results are the production cost with in nursery peppers farm is Rp 5.351.707,50; the revenues are Rp 17.890.800,00 from 6.807 polybag of seed peppers and the incomes are Rp 12.539.092,50 with incomes by the month of farmers is Rp4.179.697,50. The contribution incomes from nursery peppers farm through the household incomes of farmers are 78 percent, where the nursery peppers farm can reliable to income resources. The number of ratio (R/C) in nursery peppers farm is 3,34 so, nursery peppers farm can gave advantages and properly continued.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save