Home
Login.
Artikelilmiahs
16241
Update
SHOFYA INDRAGUNA
NIM
Judul Artikel
EFEKTIFITAS PELATIHAN TERHADAP PENINGKATAN PENGETAHUAN, SIKAP DAN KETERAMPILAN PEMBINA UKS DALAM UPAYA PENCEGAHAN ANEMIA GIZI BESI REMAJA PUTRI DI KOTA PURWOKERTO
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Anemia defisiensi besi merupakan salah satu masalah gizi utama di Indonesia yang menonjol pada remaja. Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) adalah kegiatan yang dilakukan untuk meningkatkan kesehatan anak usia sekolah pada setiap jalur, jenis dan jenjang pendidikan. Pendidikan kesehatan merupakan salah satu dari kegiatan trias UKS. Guru khususnya pembina UKS merupakan sasaran sekunder dalam upaya pencegahan anemia gizi besi pada remaja. Pelatihan dapat meningkatkan pengetahuan, sikap dan keterampilan guru. Oleh karena itu perlu dilakukan pelatihan dalam upaya pencegahan anemia gizi besi remaja terhadap pembina UKS. Penelitian ini merupakan jenis quasi experimental design dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria inklusi dan ekslusi sebanyak 34 responden. Hasil analisis univariat menunjukan bahwa terdapat peningkatan rata-rata skor pada pengetahuan yaitu 8,95%, pada sikap 14,54% dan pada keterampilan 1,62%. Hasil analisis bivariat menujukan ada perbedaan pengetahuan setelah pelatihan ( p=0,001), ada perbedaan sikap setelah pelatihan (p=0,000) dan tidak ada perbedaan keterampilan setelah pelatihan (p=0,603). Ada perbedaan pengetahuan responden dalam upaya pencegahan anemia gizi besi remaja putri. Ada perbedaan sikap responden dalam upaya pencegahan anemia gizi besi remaja putri. Tidak ada perbedaan ketermpilan responden dalam upaya pencegahan anemia gizi besi remaja putri.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Anemia iron deficiency is one of the main nutritional problem in Indonesia especially in teenager. School Health Unit (UKS) is the activities to improve the health degree of school children at each track, type and level of education. Health education, included nutrition education is one of the trias UKS (3 main purposes of UKS). Teachers especially UKS buillder is a secondary target to prevent anemia iron deficiency. Training can improve knowledge, attitude and skills of teachers. Therefore it is necessary to do the training for teacher especially UKS builder in order to prevent anemia iron deficiency among the students. This study is a quasi-experimental design using purposive sampling with inclusion and exclusion criteria as much as 34 respondents. Univariate analysis showed that average score of knowledge increased 8.95%, the average score of attitudes increased 14.54% and the average score of skill increased 1.62%. The results of the bivariate analysis showed that there was a differences knowlege after traning (p=0.001), there was a differences attitudes after traning (p=0.000) and there was no difference skill after traning (p=0.603). There was a differences knowlege to prevent anemia iron deficency. There was a differences attitude to prevent anemia iron deficency. There was a skill knowlege to prevent anemia iron deficency to the UKS builder.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save