Home
Login.
Artikelilmiahs
16184
Update
ENDAH PURWANINGSIH
NIM
Judul Artikel
PENGARUH BACK MASSAGE TERHADAP KADAR GULA DARAH POST PRANDIAL PADA PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang : Penderita diabetes melitus sering mengalami hiperglikemia kronis. Salah satu terapi non farmakologis yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah tersebut adalah back massage. Gerakan pijat pada punggung akan merangsang titik akupresur BL 20 (Pi Su) dan memberikan efek relaksasi pada tubuh serta diduga dapat menurunkan kadar gula darah. Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh back massage terhadap kadar gula darah post prandial pasien diabetes melitus tipe 2. Metode : Penelitian ini menggunakan quasi eksperimental non randomize pretest-posttest with control group design. Pengambilan sampel menggunakan consecutive sampling dengan besar sampel sebanyak 40 orang yang dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok intervensi adalah kelompok yang diberikan perlakuan back massage 15 menit selama 3 kali, sedangkan kelompok kontrol tidak diberikan perlakuan. Analisis data penelitian menggunakan uji Wilcoxon dan uji Mann-whitney. Hasil : Nilai median kadar gula darah post prandial sebelum dan setelah perlakuan pada kelompok intevensi adalah 179,02 mg/dl dan 162,50 mg/dl. Sedangkan pada kelompok kontrol median kadar gula darah post prandial sebelum dan setelah adalah 178,00 mg/dl dan 179,00 mg/dl. Perbedaan rerata kadar gula darah post prandial sebelum dan setelah perlakuan pada kelompok intervensi menunjukkan p value 0,000 (p<0,05), sedangkan nilai rerata kadar gula darah pada kelompok kontrol nilai p = 0,444 (p>0,05). Hasil nilai rerata perbedaan penurunan kadar gula darah post prandial pada kedua kelompok menunjukkan p value 0,000 (p<0,05) yang berarti ada perbedaan penurunaan rerata kadar gula darah yang signifikan pada kedua kelompok. Rata-rata penurunan kadar gula darah pada kelompok intervensi sebesar 17,55 mg/dl. Kesimpulan : Back massage efektif untuk menurunkan kadar gula darah post prandial pada pasien diabetes melitus.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background : Diabetes mellitus patients were often experience chronic hyperglycemia. One of non pharmacological therapy to resolve that problem is back massage. The application of back massage which also stimulate acupressure point BL 20 (Pi Su) on the back will make body relaxation and expected can lower blood glucose. Objective : This research aimed to determine the effect of back massage on postprandial glucose in type 2 diabetes mellitus patient. Method : This research used quasy experimental design non-randomize pre test and post test with control group design. The sampling of this research is consecutive sampling with 40 patients divided into two groups. The intervention group was given the treatment of 15-minute back massage for 3 times, while the control group was given no treatment. Data analysis in this research used Wilcoxon test and Mann-Whitney test. Result : Before treatment of back massage, the median post prandial glucose of intervension group was 179,02 mg/dl and after treatment median post prandial glucose was 162,50 mg/dl. However, pre test post prandial glucose of control group was 178,00 and post test result was 179,00 mg/dl. The median difference of post prandial glucose before and after the treatment in the intervention group indicated p value=0.000 (p < 0.05), while the mean value of blood glucose level in the control group indicated p value=0.444 (p>0.05). The result of the difference in the median value of a reduction in post prandial blood glucose level in both groups indicated p value =0.000 (p<0.05), meaning that there was a significant reduction in the average of blood glucose level in both groups. The average reduction of blood glucose level in the intervention group was 17.55 mg/dl. Conclusion : Back massage were effective on reducing post prandial glucose in type 2 diabetes mellitus patients.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save