Home
Login.
Artikelilmiahs
16181
Update
NANI SRI MULYANI
NIM
Judul Artikel
PERBEDAAN PENGARUH TERAPI MUROTTAL SELAMA 15 MENIT DAN 25 MENIT TERHADAP PENURUNAN SKALA NYERI PADA PASIEN KANKER PASCABEDAH
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Latar Belakang: Pembedahan pada pasien kanker dapat menimbulkan nyeri. Nyeri dapat diatasi melalui terapi farmakologi maupun terapi non farmakologi. Salah satu terapi non farmakologi untuk menurunkan nyeri yaitu terapi murottal karena dapat menstimulasi pengeluaran β-Endorfin. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh terapi murottal selama 15 menit dan 25 menit terhadap penurunan skala nyeri pada pasien kanker pascabedah. Metode: Penelitian ini menggunakan desain penelitian quasi eksperimental dengan pendekatan non randomized pretest-posttest with control group design. Pengambilan sampel menggunakan teknik consecutive sampling. Jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 30 responden. Jumlah ini dibagi menjadi 2 kelompok yaitu 15 responden kelompok terapi murottal 15 menit dan 15 responden kelompok terapi murottal 25 menit. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dan uji Mann Whitney. Hasil: Mayoritas responden berusia 40-60 tahun, berjenis kelamin perempuan, dan menderita kanker payudara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan skala nyeri yang signifikan pada kelompok 15 menit (p=0,002) dan kelompok 25 menit (p=0,000). Namun, tidak ada perbedaan yang signifikan antara penurunan skala nyeri pada kedua kelompok (p=0,167). Meskipun demikian, rerata penurunan nyeri lebih besar pada kelompok 25 menit (2,00±0,66) dibandingkan kelompok 15 menit (1,53±1,06). Kesimpulan: Terapi murottal 15 menit dan 25 menit sama-sama efektif untuk menurunkan nyeri pada pasien kanker pascabedah.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Background: Surgery in cancer patients can cause pain. Pain can be overcome through pharmacological and non-pharmacological therapy. One of non-pharmacological therapies to reduce pain is murottal therapy because it can stimulate extraction of β-endorphin. Objective: This research aimed to determine the difference in effect of murottal therapy for 15 minutes and 25 minutes on reduction of pain scale in post-surgery cancer patients. Method: This research used quasi experimental research design with non-randomized pretest-posttest with control group design approach. The sampling in this research used consecutive sampling. The sample size in this research was 30 respondents. This amount was divided into 2 groups: 15 respondents of 15 minutes murottal therapy group and 15 respondents of 25 minutes murottal therapy group. Data analysis used the Wilcoxon and Mann Whitney test. Result: The majority of respondents aged 40-60 years old, female, and suffering from breast cancer. The result indicated that there was a significant difference in the pain scale in 15 minutes group (p=0.002) and 25 minutes group (p=0.000). But, there was no significant difference in the reduction of pain scale in both groups (p=0.167). However, the average reduction of pain scale in 25 minutes group was greater (2.00±0.66) than 15 minutes group (1.53±1.06). Conclusion: Murottal therapies for 15 minutes and 25 minutes were equally effective for reducing pain in post-surgery cancer patients.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save