Home
Login.
Artikelilmiahs
16170
Update
BADRUN MAHERA AGUNG
NIM
Judul Artikel
HUBUNGAN KUALITAS AIR DENGAN KELIMPAHAN CYANOPHYTA DI WADUK PENJALIN KABUPATEN BREBES
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Cyanophyta (ganggang hijau biru) merupakan salah satu divisi fitoplankton, organisme air berukuran mikroskopis yang beberapa di antaranya bersifat merugikan karena mengeluarkan racun dan menyebabkan terjadinya blooming sehingga perairan tercemar. Penelitian dilakukan di Waduk Penjalin, Kabupaten Brebes. Waduk ini dimanfaatkan oleh penduduk untuk aktivitas pertanian, peternakan, pembuangan limbah, dan aktivitas lain yang diperkirakan mempengaruhi kualitas air di waduk tersebut. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui kualitas air di Waduk Penjalin ditinjau dari parameter fisik dan kimia, mengetahui kelimpahan Cyanophyta di Waduk Penjalin, serta mengetahui hubungan antara kualitas air dengan kelimpahan Cyanophyta di Waduk Penjalin. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah metode survai. Teknik pengambilan sampel dilakukan pada enam stasiun yang dibedakan berdasarkan rona lingkungan. Metode analisis yang digunakan untuk mengetahui kualitas air adalah metode deskriptif menggunakan tabel. Kelimpahan Cyanophyta dianalisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hubungan faktor fisika dan kimia perairan dengan kelimpahan Cyanophyta dianalisis menggunakan analisis korelasi. Besarnya pengaruh faktor fisika dan kimia terhadap kelimpahan Cyanophyta dinyatakan dengan koefisien korelasi (r). Hasil penelitian di perairan Waduk Penjalin didapatkan 25 spesies Cyanophyta dengan kelimpahan berkisar antara 838,16-1322,77 ind.l-1, dengan kelimpahan spesies tertinggi dimiliki oleh Microcystis sp. Nilai indeks keanekaragaman berkisar antara 0,7-2,15 menunjukkan bahwa keanekaragaman Cyanophyta tergolong sedang, dan nilai indeks dominansi sebesar 0,009-0,29 menunjukkan bahwa tidak ada spesies yang mendominasi. Kelimpahan Cyanophyta di Perairan Waduk Penjalin 37,89% dipengaruhi oleh parameter TDS (r = 0,455) dan Total P (r = 0,501) dengan persamaan Y = -701,5 + 33,4 (TDS) + 919,7 (Total P). Kualitas perairan Waduk Penjalin masih dalam kisaran baik dan layak untuk kehidupan organisme yang ada di waduk tersebut.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Cyanophyta (blue green algae) is one of the divisions of phytoplankton, microscopic aquatic organisms that some of them is harmful because secrete toxins and cause blooming so polluted waters. The purpose of this study was to determine the water quality in the reservoir Penjalin in terms of physical and chemical parameters, determine abundance of Cyanophyta in Reservoir Penjalin, as well as determine the relationship between water quality with an abundance of Cyanophyta in order to control the blooming of Cyanophyta in Reservoir Penjalin. The method applied in this research is survey. The analytical method used to determine the water quality is descriptive method with table. Abundance of Cyanophyta were analyzed qualitatively and quantitatively. The relationship between physics and chemistry waters with an abundance of Cyanophyta were analyzed using correlation analysis. The results of the research in the waters of the reservoir Penjalin obtained 25 species of Cyanophyta abundance ranged from 838.16 to 1322.77 ind.l-1, with the highest species abundance owned by Microcystis sp. Diversity index values ranged from 0.7 to 2.15 indicate that the diversity of Cyanophyta is classified, and the dominance index value of 0.009 to 0.29 indicates that no species dominates. Cyanophyta abundance in the waters of the reservoir Penjalin 37,89% influenced by parameter TDS and Total P (r = 0,501) with equation Y = -701,5 + 33,4 (TDS) + 919,7 (Total P). Reservoir water quality Penjalin still within the range of good and decent for the life of organisms present in the reservoir.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save