Home
Login.
Artikelilmiahs
16155
Update
IKA AYU FITRI W
NIM
Judul Artikel
Hubungan Waktu Kerja, Status Gizi dan Kadar Hemoglobin dengan Kelelahan Kerja Pedagang Nasi Goreng di Kecamatan Purwokerto Utara
Abstrak (Bhs. Indonesia)
ABSTRAK Latar Belakang: Pedagang nasi goreng merupakan salah satu contoh pedagang kecil yang berisiko mengalami kelelahan kerja, karena dari persiapan alat dan bahan, proses memasak serta menyajikan masakan dilakukan oleh pekerja dengan sikap kerja berdiri. Tujuanpenelitian untuk mengetahui hubungan waktu kerja, status gizi dan kadar hemoglobin dengan kelelahan kerja pedagang nasi goreng di Kecamatan Purwokerto Utara. Metodologi: Jenis penelitian inimenggunakan metode observasional analitik dengan pendekatan crossectional.Populasi penelitian adalah seluruhpedagang nasi goreng di Kecamatan Purwokerto Utarayang berjumlah 43 orang. Sampel penelitian diambil dengan teknik purposivesamplingdiperolehsebanyak 34 orang. Hasil Penelitian: Hasil uji statistik Fisher's Exact menunjukkan bahwa terdapat hubungan waktu kerja dengan kelelahan kerja(nilai p= 0,004), terdapathubungan status gizi dengan kelelahan kerja(nilai p=0,033) dan terdapat hubungan kadar hemoglobin dengan kelelahan kerja, (nilai p = 0,025) Kesimpulan:Terdapathubungan waktu kerja, status gizi dan kadar hemoglobin dengan kelelahan kerja pedagang nasi goreng di Kecamatan Purwokerto Utara. Kata Kunci: Waktu Kerja, Status Gizi, Kadar Hemoglobin, Kelelahan Kerja
Abtrak (Bhs. Inggris)
ABSTRACT Background: Fried rice trader is one example of small traders at risk of job burnout, because of the preparation of tools and materials, the process of cooking and serving dishes made by workers in standing position. This study aims to determine the relationships between work time, nutritional status and hemoglobin levels with job burnout of the fried rice traders in the North PurwokertoDistrict. Methods:This research used observational analytic method with cross sectional approach. Population of this study are44 fried rice traders in the North Purwokerto District. Samples were taken by purposive sampling and there are 34 people joined. Results:Results of bivariate analysis using Fisher's Exact test indicates that there are relationship between working time with job burnout (p value=0,004), nutritional status with job burnout (p value = 0,033) and hemoglobin levels with job burnout (p value = 0,025). Conclusion:There are relationship between working time, nutritional status and hemoglobin levels with job burnout of the fried rice traders in the North PurwokertoDistrict. Keywords: Keywords : Working Time, Nutritional Status, Hemoglobin, Job Burnout
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save