Home
Login.
Artikelilmiahs
16104
Update
KHARIS HIDAYAT
NIM
Judul Artikel
OPTIMALISASI PENJUALAN SPARE PARTS MOBIL DENGAN METODE GOAL PROGRAMMING
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penjualan spare parts mobil oleh perusahaan bertujuan untuk memperoleh pendapatan yang maksimum. Selain itu, perusahaan juga mempunyai tujuan yang lain, yaitu, meminimumkan biaya pengadaan barang, memaksimumkan jam kerja karyawan, meminimumkan jam lembur karyawan, dan memenuhi permintaan konsumen. Dalam mencapai tujuan, perusahaan mempunyai beberapa kendala, antara lain, jam kerja karyawan, jam lembur karyawan, biaya pengadaan barang, harga jual produk, dan permintaan konsumen. Penelitian ini menggunakan model goal progamming untuk mengoptimumkan penjualan perusahaan. Model goal programming merupakan perluasan dari model pemrograman linier dengan lebih dari satu tujuan, baik dengan prioritas maupun tanpa prioritas. Hasil perhitungan menjelaskan bahwa perusahaan akan memperoleh solusi yang lebih optimum jika perusahaan mengambil keputusan untuk tidak memprioritaskan salah satu tujuan. Hal ini disebabkan koefisien variabel deviasi akan semakin besar jika salah satu tujuan diprioritaskan sehingga selisih keuntungan dengan target perusahaan juga akan semakin besar.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The sales of spare parts of a car by a company is aimed to obtain a maximum revenue. In the other side, the company has other purposes, namely, to minimaze the cost of procurement of goods, to maximize the employee’s working hours, to minimaze the employee’s overtime hours, and to meet consumer demands. In achieving the goals, the company has several constraints, namely, employee’s work hours, employee’s overtime hours, the cost of procurement of goods, and the selling price of the products. The research use a model of goal programming to optimize the company’s sale. A goal programming model is an extension of the linear programming model with more than one of goals, both with priority and without priority. The Company will Obtain a more optimum solution if the company make a decision not to prioritize one of the goals. This is due to the fact that the coefficient of deviation variables will increase if one of the goals is prioritized so that the difference in profits with the target company will also increase.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save