Home
Login.
Artikelilmiahs
16087
Update
ELYSIA SANTIE
NIM
Judul Artikel
ANALISIS PERSEPSI MAHASISWA PROGRAM STUDI SARJANA FARMASI TERHADAP KONSEP PHARMACEUTICAL CARE
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Apoteker memiliki tanggung jawab baru yaitu menyediakan pelayanan kesehatan dengan menerapkan konsep pharmaceutical care. Pendidikan di Indonesia pun mengalami perubahan untuk mempersiapkan apoteker yang berkompetensi dan mampu bersaing secara global. Penelitian ini dilakukan untuk menilai persepsi mahasiswa tahun ke-4 jurusan farmasi mengenai sikap dan hambatan serta kesiapan mereka berpraktik dengan menerapkan konsep pharmaceutical care. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan cross-sectional. Dilaksanakan selama enam bulan di kampus jurusan Farmasi Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman. Data diambil pada seluruh mahasiswa Strata-1 Farmasi tahun ke-4. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang diadaptasi dari penelitian sebelumnya dan telah dialih bahasakan, diuji validitas dan reliabilitasnya. Hasil penelitian terhadap 83 orang mahasiswa menunjukan mayoritas telah memiliki sikap positif terhadap konsep pharmaceutical care yaitu sebanyak 84,68%. Sebanyak 84,2% mahasiswa setuju dan sangat setuju bahwa hambatan terbesar dalam berpraktik dengan konsep pharmaceutical care adalah kurangnya komunikasi/koordinasi dengan tenaga kesehatan lain. Secara keseluruhan rata-rata skor kesiapan pada tiap aspek telah melampaui angka 3, mahasiswa telah memiliki kesiapan berpraktik dengan konsep pharmaceutical care. Mahasiswa merasa paling siap pada aspek komunikasi dengan skor rata-rata tertinggi yaitu 3,18 dan merasa paling kurang siap pada aspek teknis dengan skor rata-rata terendah yaitu 3,08.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Nowdays, pharmacist have new responsibilities to provide pharmaceutical care, so that education has to change as well to prepare students facing their new role. This study aims to assess perspectives about attitudes, barriers and preparedness of fourth year pharmacy students to perform pharmaceutical care. This study was a cross-sectional study. A questionnaire was adapted from previous study and have been translated and then tested for validity and reliability. It was administered then to all fourth year pharmacy students of Department of Pharmacy, Faculty of Health Science, Universitas Jenderal Soedirman. Data was analyzed descriptively. About 83 students, 84,68% showed positive attitudes towards pharmaceutical care. About 84,2% agreed and strongly agreed that major bariers to perform pharmaceutical care was lack of communication with other health care professionals. Overall pharmacy student felt prepared to implement the various aspects of pharmaceutical care. The highest overall mean was in the communication aspect (3,18) and the least preparedness was in the thecnical aspects (3,08).
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save