Home
Login.
Artikelilmiahs
16003
Update
RIVANO DWIKY SYAHPUTRA
NIM
Judul Artikel
UPAYA PELESTARIAN KESENIAN BEGALAN SEBAGAI KOMUNIKASI TRADISIONAL DI KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Tradisi begalan merupakan aset budaya yang harus diperhatikan, dikembangkan dan dipertahankan karena tradisi yang disajikan berupa kesenian kepada masyarakat sifatnya menghibur serta komunikatif dan edukatif. Namun semua itu akan sia-sia jika komunikasi antarbudaya yaitu budaya orang tua dan budaya remaja tidak berjalan dengan efektif. Akulturasi budaya begalan yang dapat diupayakan melalui komunikasi budaya belum berjalan efektif. Akibatnya tradisi ini sudah jarang telrihat dalam acara pernikahan saat ini. Dengan mengambil judul “Upaya Pelestarian Kesenian Begalan sebagai Komunikasi Tradisional di Kabupaten Banyumas”, maka penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mengetahui upaya melestarikan kesenian begalan sebagai komunikasi tradisional di Kabupaten Banyumas. Menggunakan metode kualitatif, dan informan penelitian ini yaitu keluarga yang melaksanakan begalan saat menikahkan anaknya; pemain/group begalan di Kabupaten Banyumas dan budayawan banyumas. Metode analisis yang digunakan adalah analisis interaktif. Hasil penelitian diketahui begalan sampai saat ini masih dikenal sebagai tradisi yang didalamnya terdapat pesan-pesan sosial bagi pengenten yang akan melangsungkan pernikahan, dan juga kepada khalayak umum. Pesan tersebut disampaikan melalui media dan juga dialog yang dilakukan oleh pemain begalan. Seiring perjalanan waktu, begalan sudah jarang dijumpai dalam prosesi pernikahan di wilayah perkotaan. Beberapa faktor yang melatarbelakanginya adalah penilaian sebagian masyarakat yang sudah tidak sesuai jaman, faktor pembiayaan, serta pertunjukkannya yang monoton. Faktor tersebut lambat laun menjadi pembuktian bahwa komunikasi budaya kurang berjalan efektif, karena generasi muda kurang berminat mengadakan begalan dalam prosesi pernikahannya, walaupun secara materi isi begalan untuk saat ini banyak group begalan bercorak goyonan guna meningkatkan antusias penonton. Usaha melestarikan begalan dilakukan oleh orang tua kepada anaknya ketika menikahkan anaknya, namun demikian hal ini tidak dilakukan oleh semua orang. Proses komunikasi budaya juga dilakukan ketika begalan tampil, artinya pesan yang disampakan tidak hanya unutk orang tua dan juga mempelai, tetapi semua masyarakat yang menyaksikan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Tradition begalan are cultural assets that must be considered, developed and maintained because of the tradition that is presented in the form of art to the public are entertaining as well as communicative and educational. But all of that will be in vain if the culture of intercultural communication that parents and youth culture are not operating effectively. Acculturation begalan that can be pursued through cultural communication has not been effective. As a result, this tradition has been rarely seen in the wedding today. By taking the title "The Art Conservation Efforts Begalan as Traditional Communication at Banyumas", the study aims to find out find out effort to preserve traditional arts begalan as communication in Banyumas. Using qualitative methods, and this research that the informants who have done begalan time to marry his daughter; player / group begalan in Banyumas and Banyumas cultur. The analytical method used is interactive analysis. The survey results revealed begalan is still known as a tradition in which there are social messages for he bride to be married, and also to the general public. The message conveyed through the media and also the dialogue conducted by the player begalan. Over time, begalan is rarely found in a wedding procession in urban areas. Some of the factors that lie behind them is an assessment of some people who are not suitable age, financial reasons, as well as the show monotonous. These factors gradually became proof that cultural communication is less effective, because the younger generation is less interested in a procession held begalan marriage, although the material content of begalan for many current group begalan patterned expense to increase the enthusiastic audience. Begalan preserving efforts made by parents to their children when their children marry, however this is not done by everyone. The process of cultural communication is also performed when begalan appear, meaning the message delevery not only fatherly parents and the bride, but all the people watching.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save