Home
Login.
Artikelilmiahs
15912
Update
AZAM IBNU PAMUNGKAS
NIM
Judul Artikel
ANALISIS BIOMASSA TANAMAN PADI (ORYZA SATIVA L.) VARIETAS CIHERANG PADA SAWAH SRI (SYSTEM OF RICE INTENSIFICATION) DENGAN METODE PENGOLAHAN CITRA DAN PERHITUNGAN BERAT JENIS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
SRI merupakan metode budidaya yang bertujuan meningkatkan produktivitas padi dengan mengoptimalkan 3 poin utama yaitu; 1) penanganan bibit padi 2) penyiapan lahan 3) keterlibatan mikroorganisme lokal. Nilai produktivitas padi berbanding lurus dengan jumlah biomassa yang dihasilkan tanaman. Biomassa dapat diukur selama masa pertumbuhan dengan metode non destruktif berupa image processing. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui biomassa pada tanaman padi dan hubungannya dengan efisiensi radiasi. Penelitian dilaksanakan di desa Piasa Kulon, Banyumas. Pengambilan data dalam penelitian ini dilakukan pada 3 petak sawah masing-masing petak diambil 5 sampel tanaman. Variabel yang diamati berupa tinggi tanaman, tinggi batang, keliling total batang, jumlah anakan, jumlah anakan produktif, jumlah bulir, luas daun dan akar. Hasil penelitian didapat total rata-rata biomassa sebesar 58,85 gram di petak 1; 72,7 gram di petak 2 dan petak 3 sebesar 73,64 gram. Nilai efisiensi rata-rata pada tiap petak adalah 0,12 gram/MJ, 0,13 gram/MJ dan 0,11 gram/MJ. Semakin tinggi nilai efisiensi maka semakin baik pula radiasi yang dapat dimanfaatkan tanaman.
Abtrak (Bhs. Inggris)
SRI is a cultivation method with the aim of increasing rice productivity by optimizing three main points; 1) Handling of rice seedlings 2) planting area 3) involvement of local microorganism. Rice productivity value is directly proportional to the amount of biomass produced by plants. Biomass can be measured during growth phase by non-destructive method such image processing. This research aimed to know the biomass of rice plants and its relationship with the radiation efficiency. Research conducted at Piasa Kulon village, Banyumas. The data taking at this research done at 3 plot of paddy field with 5 crop sample at every plot. The observed variables are plant height, stem height, trunk circumference total, the number of tillers per plant, number of productive tillers per plant, the amount of grain, leaves and roots area. The result of average total biomass was 58.85 g in plot 1; 72.7 g in plot 2 and 73,64 g in plot 3. The value of average efficiency in each plot was 0.12 g / MJ, 0.13 g / MJ and 0.11 g / MJ. The higher efficiency value, the better radiation that can be utilized by plants.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save