Home
Login.
Artikelilmiahs
15900
Update
PUTRY SONIA RAHAYU
NIM
Judul Artikel
PERAN BAPAS TERHADAP TINDAK PIDANA YANG DILAKUKAN OLEH ANAK DI WILAYAH HUKUM BAPAS PURWOKERTO
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Kenakalan Remaja (juvenile delinquency) adalah suatu perbuatan yang melanggar norma, aturan atau pidana dalam masyarakat yang dilakukan pada usia remaja atau transisi masa anak-anak dan remaja. Perumusan Masalah ini untuk mengetahui dan menganalisis peran bapas terhadap tindak pidana yang dilakukan oleh anak di wilayah hukum bapas purwokerto dan menganalisis hambatan bapas terhadap tindak pidana yang dilakukan oleh anak di wilayah hukum bapas purwokerto. Metode pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah yuridis sosiologis dan menggunakan spesifikasi penelitian deskriptif. Lokasi penelitian dilakukan di Balai Pemasyarakatan Purwokerto. Jenis dan Sumber data yang digunakan adalah data primer dan sekunder. Metode pengumpulan data adalah data primer melalui wawancara dan data sekunder melalui studi kepustakaan. Metode pengambilan informan dengan menggunakan Purposive Samling dengan criterian based selection dan metode analisis data secara kualitatif. Berdasarkan penelitian, Peran Bapas terhadap tindak pidana yang dilakukan oleh anak di wilayah hukum Bapas Purwokerto dengan 3 (tiga) tahap yaitu pra-ajudikasi meliputi pendampingan anak di kepolisian, kejaksaan dan membuat penelitian kemasyarakatan untuk proses penyidikan oleh aparat kepolisian, selanjutnya tahap ajudikasi yaitu pendampingan di sidang pengadilan berupa penyampaian laporan hasil penelitian kemasyarakatan kepada hakim, kemudian yang terakhir tahap post-ajudikasi yaitu pembimbingan dari hasil penetapan anak itu apakah diversi maupun hasil keputusan pengadilan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Delinquency (juvenile delinquency) is an act that violates the norms, rules or criminal in society carried out by the teenage years or transitions of childhood and adolescence. Formulation of the problem this research to identify and analyze the role of Bapas for offenses committed by child in the jurisdiction area Bapas Purwokerto and analyze barriers of Bapas regarding criminal offenses committed by child in the jurisdiction area Bapas Purwokerto. The approach method used in this research is the sociological juridical and use descriptive research specifications. Location of the research conducted at the bapas Purwokerto. The types and sources of data used are primary data and secondary data. Methods of data collection is the primary data through interviews and secondary data through literature review. The method of collecting informants by using purposive sampling with criterian based selection and qualitative data analysis. Based on the result, Role of Bapas against criminal offenses committed by children in the jurisdiction Bapas Purwokerto with three (3) stages: pre-adjudication include assisting the child at the police station and make the research at the society to the process of investigation by the police, the next stage of the adjudication is assisting in court in the form of delivery of social research reports to the judge, then the last stage of post-adjudication that the coaching of the determination whether the child was a diversion and the results of the court's decision.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save