Home
Login.
Artikelilmiahs
15873
Update
GALIH WICAKSONO
NIM
Judul Artikel
DELINIASI STRUKTUR GEOLOGI BAWAH PERMUKAAN DAERAH SAMARINDA DAN SEKITARNYA BERDASARKAN ANALISIS DATA GAYABERAT
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Deliniasi struktur geologi bawah permukaan daerah Samarinda bertujuan untuk mengetahui struktur yang berkembang di bawah permukaan di daerah tersebut berdasarkan data anomali gayaberat. Data pada penelitian ini berupa data sekunder. Proses pengolahan data dilakukan dengan mendigitasi peta anomali Bouguer, pemisahan antara anomali lokal dengan regional menggunakan Polynomial Fitting dan analisis Second Vertical Derivative. Nilai anomali Bouguer yang dihasilkan berada pada kisaran 8-44 mGal. Data anomali lokal diinterpretasi menggunakan perangkat lunak Grav2dc for windows. Hasil interpretasi pada lintasan AA’ diperoleh struktur bawah permukaan berupa struktur batuan yang terdiri atas batu pasir kuarsa dengan sisipan batu lempung dengan densitas 2,735 g/cm^3, batu pasir kuarsa dengan sisipan batu gamping densitas 2,598 g/cm^3, batu pasir kuarsa dengan sedikit batu gamping dengan densitas 2,588 g/cm^3dan batu pasir kuarsa dengan sisipan banyak batu gamping dengan densitas 2,779 g/cm^3. Pada lintasan BB’ diperoleh struktur batuan yang terdiri atas batu pasir kuarsa dengan sisipan batu gamping dengan densitas 2,62 g/cm^3, batu pasir kuarsa dengan sisipan batu gamping dengan densitas 2,52 g/cm^3, batu pasir kuarsa dengan banyak batu gamping dengan densitas 2,87 g/cm^3. Analisis Second Vertical Derivative mampu untuk mendeteksi lokasi sesar-sesar yang berkembang di daerah penelitian.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Delineation of the subsurface geological structure Samarinda area aims to determine the structure that develops below the surface in the area based on the gravity anomaly data. The data in this study of secondary data. Data processing is done by digitizing maps Bouguer anomaly, anomalous separation between local and regional use of Polynomial Fitting and Second Vertical Derivative analysis. Bouguer anomaly value generated in the range of 8-44 mGal. Local anomaly data are interpreted using the software Grav2dc for windows. The interpretation of the path AA’ obtained subsurface structure in the form of rock structure consisting of sandstone quartz with an inset stone clay with a density of 2,735 g/cm^3, sandstone quartz with inserts limestone density of 2,598 g/cm^3, quartz sandstone with little limestone 2,588 g/cm^3 and quartz sandstone with many inserts limestone 2,779 g/cm^3. In track BB’ derived rock structure consisting of quartz sandstone with inserts limestone 2,62 g/cm^3, quartz sandstone with inserts limestone with a density of 2,52 g/cm^3, quartz sandstone with a lot of limestone with 2,87 g/cm^3. Second Vertical Derivative analysis is able to detect the location of the fault-fault developed in the study area.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save