Home
Login.
Artikelilmiahs
15706
Update
AKHMAD FIKRI AS SHIDDIQI
NIM
Judul Artikel
KECERNAAN BAHAN KERING DAN ORGANIK SAPI SUMBA ONGOLE YANG DIBERI JERAMI PADI AMONIASI DAN KONSENTRAT YANG DITAMBAHKAN TEPUNG DAUN WARU
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui interaksi antara penambahan tepung daun waru dengan imbangan jerami padi amoniasi dan konsentrat yang berbeda terhadap kecernaan bahan kering (KBK) dan bahan organik (KBO) secara in vivo. Penelitian menggunakan 18 ekor sapi Sumba Ongole (SO) jantan berasal dari Nusa Tenggara Timur (NTT) umur ±2 tahun dengan bobot badan awal rata-rata 218,67 Kg ± 17,62 (KK= 8,06%). Terdapat dua faktor yang diujikan. Faktor pertama adalah level tepung daun waru (Hibiscus tiliaceus) 0% (W1), 0,24% W2), dan 0,48% (W3). Faktor kedua adalah imbangan jerami padi amoniasi dan konsentrat 35 : 65 (I1) dan 30 : 70 (I2). Penelitian ini menggunakan pola faktorial 3x2 yang dirancang sesuai dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL), menghasilkan kombinasi I1W1, I1W2, I1W3, I2W1, I2W2, dan I2W3 sebagai perlakuan. Jumlah bahan kering yang diberikan adalah 3,3% dari bobot hidup dengan pemberian pakan sebanyak enam kali sehari. Peubah yang diukur adalah KBK dan KBO.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research aimed at assessing the interaction between adding hibiscus leaf meal in cattle rations with different ratios of ammoniated rice straw to concentrates and its effects on the digestibilities of its dry matter (DMD) and organic matter (OMD) by in vivo. It used 18 male Sumba Ongole (SO) cattle from East Nusa Tenggara of two year old and whose average initial body weight was 21,67Kg ± 17.62 (KK= 8,06%). There were two factors to be examined. The first factor was the levels of hibiscus leaf meal (Hibiscus tiliaceus) addition, which were 0% (W1), 0,24% (W2), and 0,48% (W3). The second factor was the ratios of ammoniated rice straw to concentrate, which were 35 : 65 (I1) and 30 : 70 (I2). By using 3x2 factorial within a Completely Randomized Design (CRD), the experiment had I1W1, I1W2, I1W3, I2W1, I2W2, and I2W3 as the combined treatmens. The amount of dry matter was 3.3% of the cattle live weight and was fed six times a day. The measured variabels were DMD and OMD.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save