Home
Login.
Artikelilmiahs
15682
Update
NURUL LAZUAR DINI
NIM
Judul Artikel
AKUMULASI LOGAM BERAT KADMIUM (Cd) PADA AIR, SEDIMEN DAN BIOTA PERTAMBAKAN BANDENG YANG TERCEMAR LIMBAH BATIK DI DESA MULYOREJO PEKALONGAN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini berjudul “Akumulasi Logam Berat Kadmium (Cd) pada Air, Sedimen dan Biota Pertambakan Bandeng yang Tercemar Limbah Batik di Desa Mulyorejo Pekalongan”. Tujuan untuk mengetahui kandungan logam berat Cd pada air, sedimen dan daging ikan bandeng, hubungan antara kandungan logam berat Cd pada air dan sedimen dengan Cd pada daging ikan, status pencemaran pertambakan, dan kelayakan konsumsi ikan. Metode yang digunakan adalah metode survei dengan teknik Stratified Random Sampling pada empat stasiun dengan empat kali ulangan. Data dianalisis secara deskriptif komparatif, uji F, regresi dan korelasi, Indeks Contamination Factor, Indeks Geoakumulasi dan faktor bioakumulasi. Hasil penelitian menunjukkan kandungan logam Cd pada air berkisar 0,003-0,009 mg/L, sedimen berkisar 1,272-2,208 mg/kg dan daging ikan berkisar 0,087-0,168 mg/kg. Kandungan logam Cd pada air dan sedimen dengan daging ikan memiliki hubungan korelasi yang positif dan berkaitan erat (R=0,888 dan R=0,906). Status pencemaran berdasarkan indeks contamination factor (CF) termasuk kategori kontaminasi sangat tinggi dan indeks geoakumulasi termasuk kategori tercemar sedang (stasiun III dan IV) dan sedang sampai berat (stasiun I dan II). Ikan bandeng di pertambakan tersebut sudah tidak layak konsumsi kecuali pada stasiun IV (jarak ± 300m dari masukan Sungai Bremi).
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research entitled "The Accumulation of Heavy Metals Kadmium (Cd) in water, sediments and aquaculture biota which contaminated by Batik waste in Mulyorejo village Pekalongan”. Purposes to know the heavy metal concentration Cd in water, sediment and milkfish's flesh, relation between heavy metal concentration Cd in water and sediment with fish's flesh, the pollution status in this aquaculture, and also the consumption properness from the aquaculture station. This study conducted by survey method with stratified random sampling on four stations with four replications. The data then analyzed by descriptive comparative, F-test, regression and correlation, Contamination Factor index, Geoaccumulation index and bioaccumulation factor. The result revealed that the heavy metal concentration in the water 0,003-0,009 mg/L, in sediments 1,272-2,208 mg/kg and fish's flesh 0,087-0,168 mg/kg. The heavy metal concentration (Cd) in the water and sediments with fish's flesh are have positive correlation which strongly (R=0,888 and R=0,906). The pollution status based on the contamination factor index (CF) categorized as very high contaminated and geoaccumulation index is mild contaminated (station III and IV) and mild to severe contaminated (station I and II). The fishes in this station are improper to be consumed except in station IV (distance ±300m from Bremi’s river outlet).
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save