Home
Login.
Artikelilmiahs
15471
Update
YENI SAFITRI
NIM
Judul Artikel
TANGGUNG JAWAB HUKUM BANK TERHADAP PRAKTIK GAGAL TRANSFER MENGGUNAKAN ANJUNGAN TUNAI MANDIRI (ATM) DI PT BANK TABUNGAN NEGARA (Persero) Tbk
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Anjungan Tunai Mandiri (ATM) merupakan salah satu produk perbankan dalam bentuk transaksi elektronik yang banyak digunakan oleh masyarakat luas dalam memudahkan transaksi keuangannya. Dalam hal ini pihak Bank sebagai pelaku usaha yaitu sebagai penyedia fasilitas ATM dituntut untuk memberikan pelayanan terbaiknya untuk konsumennya (nasabah) dalam menggunakan jasa layanannya, sehingga tidak merugikan nasabahnya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana tanggung jawab hukum pihak Bank Tabungan Negar serta bagaimana cara penyelesaiannya ketika terjadi praktik gagal transfer menggunakan ATM. Penelitian ini disusun menggunakan metode pendekatan yuridis normatif dengan menggambarkan suatu objek/peristiwa. Data yang digunakan adalah data sekunder berupa peraturan perundang-undangan, buku-buku literatur, dokumen resmi serta situs-situs internet dengan cara studi studi pustaka. Selain itu data primer berupa wawancara dengan pihak terkait juga digunakan untuk mendukung data sekunder. Data-Data yang diperoleh dianalisa dan dijabarkan berdasarkan norma hukum dan teori hukum yang berkaitan dengan objek penelitian. Hasil penelitian menunjukan bahwa tanggung jawab hukum Bank Tabungan Negara terhadap praktik gagal transfer menggunakan ATM dapat terjadi apabila telah terbukti bahwa terjadinya kegagalan transaksi transfer dana melalui mesin ATM merupakan kelalaian pihak bank dalam menjaga keamanan dan keandalan alat elektronik yang dimilikinya. Penyelesaian sengketa ketika terjadi gagal transfer menggunakan ATM dapat dilakukan menggunakan mekanisme pengaduan nasabah.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Automated Teller Machine (ATM) is a banking product in the form of electronic transactions that are widely used by public to facilitate their financial transactions. In this case, Bank is a principal business as an ATM facilities provider strive for provide the best service to their customers for using their services. On the other hand the Bank is also required to provide legal protection for their customers so the rights of customers can be protected, such as Bank have to compliance all regulations forms about customer’s protection and also give the responsibility when customers suffer losses caused by Bank mistake. This research is using normative juridical method to describe the object or event. A secondary of the data used in the scientific literature, regulation, document, officially and the sites on the internet, in a library thoroughly with the data which was presented in the form of a systematic description. Primary data like an interview also used to complement secondary data. Elaborated by data analysis based on the norms and laws related to the object of study. This research studying about assembling the legal responsibility by PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk toward failed transfer case using Automated Teller Machine (ATM). That case will be analyze using all form of the regulation on Bank sector.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save