Home
Login.
Artikelilmiahs
15470
Update
ALIFA ULFA
NIM
Judul Artikel
Pengaruh Penanaman Modal Asing (PMA), Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), Tenaga Kerja dan Ekspor Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi DKI Jakarta Tahun 1986-2015
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini mengambil judul: “PengaruhPenanaman Modal Asing (PMA), Penanaman Modal DalamNegeri (PMDN), Tenaga Kerja dan Ekspor terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Provinsi DKI Jakarta tahun 1986-2015”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh secara bersama-sama dan parsial variabel penanaman modal asing (PMA), penanaman modal dalam negeri (PMDN), tenaga kerja dan ekspor terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi DKI Jakarta tahun 1986-2015. Pada penelitian ini digunakan analisis regresi linear berganda dengan analisis yang digunakan adalah metode kuadrat terkecil (Ordinary Least Square, OLS) Berdasarkan hasil penelitian dan analisis data dapat disimpulkan bahwa: Secara bersama-sama variabel penanaman modal asing (PMA), penanaman modal dalam negeri (PMDN), tenaga kerja (TK) dan ekspor (X) berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi DKI Jakarta perode 1986-2015. Secara parsial, variabel penanaman modal asing (PMA) dan ekspor (X) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi, sedangkan variabel penanaman modal dalam negeri (PMDN) berpengaruh negatif dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi. Sementara itu variabel tenaga kerja berpengaruh negatif dan tidak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di Provinsi DKI Jakarta perode 1986-2015. Variabel yang paling berpengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di DKI Jakarta perode 1986-2015 adalah penanaman modal asing. Implikasi dari kesimpulan diatas yaitu pemerintah Provinsi DKI Jakarta harus tetap menjaga dan meningkatkan penanaman modal asing denagan menciptakan iklim investasi yang kondusif, penyederhanaan proses perizinan serta memperhatikan konsistensi regulasi investasi agar terjadinya kesinambungan penanaman modal (asing dan domestik). Dalam bidang ekspor, pemerintah harus tetap menjalin dan meningkatkan kerjasama dalam perdagangan internasional, serta membangun keunggulan bersaing dalam perdagangan internasional melalui diversifikasi ekspor. Perlu adanya program-program peningkatan kualitas SDM yang akan memasukki pasar kerja, seperti pengembangan sekolah kejuruan dan diploma yang dibutuhkan oleh pasar kerja, mengadakan pelatihan-pelatihan baik teknis maupun non teknis serta memperluas kesempatan kerja yang ada di Provinsi DKI Jakarta.
Abtrak (Bhs. Inggris)
ABSTRACT The title of this research is “Influence of Foreign Direct Investment (FDI), Domestic Investmen (DI), labor and export to Ecomic Growth in DKI Jakarta period 1986-2015”. The purpose of this study was to determine the simultaneously and partially effect of Foreign Direct Investment (FDI), Domestic Investmen (DI), labor and export to Ecomic Growth in DKI Jakarta period 1986-2015.This study uses secondary data from various sources and related agencies. Based on the results of research and analysis of data using multiple linear regression show that:Do together the variables of foreign direct investment (FDI), domestic investment (DI), labor (L) and exports (X) effected on the economic growth in Jakarta during the period 1986-2015. Partially, variables of foreign direct investment (FDI) and exports (X) have positive and significant effect on the economic growth, while domestic investment variable (DI) have negative and significant effect on the economic growth. Meanwhile, the labor variable have negative effect and not significant on the economic growth in Jakarta during the period 1986-2015. The most influence variable on the economic growth in Jakarta during the period 1986-2015 is the foreign investment. The implications of the above conclusion is that Jakarta Provincial Government should keep and increase foreign investment with creating a conducive climate for investment, simplification of the licensing process and also watching the consistency of investment regulations so there will be continuity of investment (foreign and domestic). In the exports field, government should still establish and improve the cooperation in international trade, and build competitive advantage in international trade through export diversification. The need for programs to improve the quality of human resources that will be entering the labor market, such as the development of vocational schools and diploma required by the labor market, conducting trainings both technical and non-technical as well as expanded opportunities for employment in Jakarta.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save