Home
Login.
Artikelilmiahs
15463
Update
TYAS DWINUR PUJIANTI
NIM
Judul Artikel
PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CAISIM PADA BERBAGAI METODE APLIKASI FERTIGASI DENGAN CAMPURAN JENIS PEMBENAH TANAH DI LAHAN PASIR PANTAI
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Caisim merupakan sayuran yang mudah dibudidayakan dan termasuk 22 jenis sayuran komersial yang dihasilkan di Indonesia. Upaya untuk meningkatkan produksi caisim yaitu dengan cara memanfaatkan lahan marginal, seperti lahan pasir pantai. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan 1) metode aplikasi fertigasi yang efektif untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman caisim di lahan pasir pantai, (2) jenis pembenah tanah yang efektif untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman caisim di lahan pasir pantai, dan (3) kombinasi metode aplikasi fertigasi dan campuran jenis pembenah tanah yang efektif untuk meningkatkan pertumbuhan tanaman caisim di lahan pasir pantai. Penelitian dilaksanakan di lahan pasir pantai Jetis, Desa Banjarsari, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap. Penelitian dilaksanakan selama dua bulan, yaitu pada bulan Agustus 2015 sampai dengan Oktober 2015. Penelitian menggunakan Rancangan RAKL (Rancangan Acak Kelompok Lengkap) dengan 12 perlakuan dan 3 kali ulangan. Faktor pertama adalah metode aplikasi fertigasi yang terdiri atas : kocor per tanaman (F1), kocor per petak (F2), dan sprinkle (F3). Faktor kedua adalah pembenah tanah yang terdiri atas : tanpa pembenah tanah (J0), Vertisol (J1), pupuk kandang (J2), pupuk kandang dan Vertisol (J3). Hasil penelitian menunjukkan bahwa 1) aplikasi fertigasi kocor per petak memberikan hasil terbaik pada variabel tinggi tanaman, panjang daun, luas daun, kandungan klorofil, dan hasil panen tanaman segar, 2) pemberian jenis pembenah tanah pupuk kandang dan Vertisol memberikan hasil terbaik pada variabel tinggi tanaman, jumlah daun, luas daun, volume akar, bobot tanaman segar, dan hasil panen tanaman segar, 3) tidak terdapat interaksi pada semua variabel antara aplikasi fertigasi dan jenis pembenah tanah terhadap pertumbuhan dan hasil caisim.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Mustard is a readily cultivated vegetable which is included in 22 kinds of commercialized vegetables produced in Indonesia. An efforts to increase production of mustard is by utilizing marginal land, such as coastal sandy land. This research is aimed to determine 1) the effectively of fertigation methods to increase growth and yield mustard plant in coastal sandy land, 2) The effectively of various methods offertigation mixed with soil conditioner material in sand beach land to increase growth and yield mustard plant in coastal sandy land, and 3) The effectively combination of Various Methods of Fertigation Application with mixed of soil conditioner matter in coastal sandy land. This research held in coastal sandy land Jetis beach, Banjarsari village, Nusawungu district, Cilacap Regency. The research was conducted for two months, from August to October in 2015. This research used Randomized Completely Block Design (RCBD) with 12 treatment and 3 repeat. The first factor is fertigation methods consist of pouring water plant by plant (F1), pouring water plot by plot (F2), and sprinkle fertigation (F3) . The second factor is soil conditioner materials consist of : without soil conditioner material (J0), vertisol (J1), manure (J2), manure and Vertisol (J3). The research result showed that 1) application of fertigation methods pouring water plot by plot giving the best results in the variable plant height, leaf length, leaf greenness levels, and harvest fresh weight, 2) Vertisol with manure soil conditioner material giving the best results in plant height, number of leaves, leaf area, volume of roots, fresh plant weight, and harvest fresh weight, 3) There is no interaction on all variables between application of fertigation methods and soil conditioner material on the growth and yield of mustard
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save