Home
Login.
Artikelilmiahs
15457
Update
RINA MAHESA
NIM
Judul Artikel
Pengaruh Lama Thawing Semen Beku Sapi Simmental Terhadap Viabilitas dan Morfologi Abnormal Spermatozoa
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lama thawing yang baik terhadap viabilitas dan morfologi abnormal spermatozoa sapi Simmental. Materi penelitian yang digunakan adalah straw yang berisi semen beku, air ledeng, larutan eosin 2%, object glass, cover glass, mikroskop, dan pipet tetes. Penelitian dilakukan dengan metode experimental laboratory menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 ulangan yaitu T1= thawing menggunakan air ledeng selama 15 menit, T2= thawing menggunakan air ledeng selama 30 menit, T3= thawing menggunakan air ledeng selama 45 menit, dan T4= thawing menggunakan air ledeng selama 60 menit. Rataan nilai viabilitas spermatozoa berkisar 33.00% - 56.40% dan rataan nilai abnormalitas berkisar 17.40% - 28.40%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa empat lama thawing yang berbeda berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap viabilitas dan abnormalitas spermatozoa. Hasil uji HSD menunjukkan bahwa nilai rataan viabilitas T1 lebih besar dari T2 (56.40> 50.40), nilai rataan viabilitas T2 lebih besar dari T3 (50.40> 37.00), nilai rataan viabilitas T3 lebih besar dari T4 (37.00> 33.00), nilai rataan viabilitas T4 lebih kecil dari T1 (33.00< 56.40). Nilai rataan abnormalitas T1 lebih kecil dari T2 (17.40< 21.40), nilai rataan abnormalitas T2 lebih kecil dari T3 (21.40< 26.80), nilai rataan abnormalitas T3 lebih kecil dari T4 (26.80 < 28.40), nilai rataan abnormalitas T4 lebih besar dari T1 (28.40> 17.40). Hasil uji Orthogonal Polynomial menunjukkan bahwa nilai rataan viabilitas dan nilai rataan abnormalitas pada grafik berbentuk linier. Kesimpulannya adalah bahwa nilai rataan viabilitas dan abnormalitas spermatozoa yang baik diperoleh dari thawing menggunakan air ledeng selama 15 menit.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study aimed to determine the best thawing duration on the viability and morphological abnormal spermatozoa of Simmental cattle. The research materials were a straw containing the frozen semen, piped water, a solution of 2% eosin, object glass, cover glass, a microscope, and a pipette. Conducted as a laboratory experiment, the study was arranged in a completely randomized design (CRD) with 4 treatments which were thawing using tap water with different durations, i.e. T1= 15 minute thawing, T2= 30 minute thawing, T3= 45 minute thawing, and T4= 60 minute thawing, each of which was replicated 5 times. The experiment shows that the mean of the viability ranges from 33.00% to 56.40% while that of the abnormalities ranges from 17.40% to 28.40%. The four different thawing durations were highly significant (P<0.01) on the viability and the abnormalities of spermatozoa. HSD test results show that the mean of the viability of each treatment is as follows: T1 is greater than T2 (56.40> 50.40), T2 is greater than T3 (50.40> 37.00), T3 is greater than T4 (37.00 > 33.00), while T4 is smaller than T1 (33.00< 56.40). The mean of abnormalities of each treatment is as follows: T1 is smaller than T2 (17.40< 21.40), T2 is smaller than T3 (21.40< 26.80), T3 is smaller than T4 (26.80< 28.40), T4 is greater than T1 (28.40> 17.40). Orthogonal Polynomial test shows that the mean of viability and of abnormalities forms a linear graph. In conclusion, the best viability and abnormalities of spermatozoa is obtained from the 15 minute thawing.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save