Home
Login.
Artikelilmiahs
15456
Update
MIA TRIFANNI
NIM
Judul Artikel
DINAMIKA POPULASI SAPI PASUNDAN PADA WILAYAH YANG BERBEDA DI KABUPATEN CIAMIS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui dinamika populasi Sapi Pasundan dan mempelajari dinamika populasi Sapi Pasundan (berdasarkan pendayagunaan ternak, pertumbuhan peternakan, dan produksi induk) antar wilayah yang berbeda (lahan basah dan lahan kering) dengan antar lokasi yang tersebar di tiga Kecamatan yaitu Kecamatan Tambaksari, Kecamatan Rajadesa dan Kecamatan Rancah. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa rataan nilai pendayagunan ternak Sapi Pasundan Di Kabupaten Ciamis pada lahan basah adalah 9,74 ± 22,49% dan lahan kering adalah 1,39 ± 5,32%. Rataan pertumbuhan peternakan pada lahan basah adalah 3,10 ± 25,76 % dan lahan kering adalah 3,55 ± 8,15%. Rataan produksi induk pada lahan basah adalah 0,12 ± 1,17 ST dan lahan kering adalah 0,11 ± 0,19 ST. Hasil analisis uji t dinamika populasi Sapi Pasundan pada wilayah yang berbeda (lahan basah dan lahan kering) di Kabupaten Ciamis tidak berbeda nyata (P > 0,05) terhadap pendayagunaan ternak (0,08 %), pertumbuhan peternakan (0,93 %) dan produksi induk (0,98 ST).
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research aimed to determine population dynamics of Pasundan Cattle and to study the population dynamics (based on the net rate of operation, net rate of numerical growth, and numerical yield per cow) between different regions (wetland and dry land) and the locations spread across three sub-districts; Tambaksari, Rajadesa and Rancah sub-districts. The descriptive analysis showed that the average value of net rate of operation of Pasundan Cattle in Ciamis Regency in wetland was 9.74 ± 22.49 % and in dry land was 1.39 ± 5.32%. The net rate of numerical growth rate in wetland was 3.10 ± 25.76 % and in dry land was 3.55 ± 8.15 %. The numerical yield per cow in the wetland was 0.12 ± 1.17 AU and in dryland were 0.11 ± 0.19 AU. The results of t test analysis show that, the population dynamics Pasundan Cattle in different areas (wetland and dry land) in Ciamis were not significantly different (P > 0.05) in the net rate of operation (0.08 %), net rate of numerical growth (0.93 %) and numerical yield per Cow (0.98 AU).
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save