Home
Login.
Artikelilmiahs
15451
Update
NUR AZMI WIJAYANTI
NIM
Judul Artikel
KARAKTERISTIK MORFOMETRIK ITIK BETINA HASIL PERSILANGAN RESIPROK ITIK TEGAL DENGAN MAGELANG
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan membandingkan karakteristik morfometrik itik betina hasil persilangan resiprok itik Tegal dengan Magelang.Itik hasil persilangan pejantan Tegal dengan betina Magelang disebut itik Gallang dan hasil persilangan pejantan Magelang dengan betina Tegal disebut Maggal.Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen tanpa rancangan.Materi yang digunakan berjumlah 62 ekor itik yang terdiri dari 31 ekor itik Gallang dan 31 ekor itik Maggal.Variabel yang diukur adalah karakteristik morfometrik (bobot badan, panjang badan, lingkar dada, lingkar perut, panjang shank, panjang pubis dan panjang leher) itik pada umur 3, 4, 5 dan 6 bulan.Data dianalisis menggunakan deskripsi statistik dan uji “t”. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rataan dan simpang baku karakteristik morfometrik itik Gallang dan Maggal pada umur 6 bulan masing-masing adalah 1.468,74±151,33 g; 1.517,74±151,33 g; 23,77±1,01 cm; 23,94±0,81 cm; 29,17±1,23 cm; 29,60±1,27cm; 31,15±1,17 cm; 31,15±0,94, 6,20±0,29 cm; 6,20±0,28 cm; 6,25±0,45 cm; 6,14±0,94 cm; 22,19±1,07 cm; 22,99±0,85 cm. Hasil uji t menunjukkan bahwa bobot badan, panjang badan, lingkar dada, lingkar perut, panjang shank, panjang pubis antara itik Gallang dan Maggal tidak berbeda nyata (P>0,05), sedangkan panjang leher keduanya berbeda sangat nyata (P<0,01). Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa itik Gallang dan Maggal memiliki bobot badan, panjang badan, lingkar dada, lingkar perut, panjang shank, dan panjang pubis yang relatif sama dan panjang leher itik Maggal relatif lebih panjang dibandingkan Gallang. Karakteristik morfometrik ini dapat digunakan sebagai kriteria seleksi induk pada itik lokal.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study aimed to identify and to compare morphometric characteristics of female duck crossbred reciprocally crossbred from Tegal and Magelang duck. Duck crossbred from a male Tegal duck with a female Magelang duck were called Gallang,while those reciprocallycrossed were called Maggal. The method used is experiment without experimental design. The research material was 62 duck consisting of 31 Gallang and 31 Maggal. The variable measured was the morphometric characteristics (body weight, body length, chest circumference, abdominal circumference, shank length, pubisl ength, and neck lenght)of the duck aged at 3,4,5, and 6 months. The analysis used statistical description and “t” test. The results showed that the average and standard deviations of morphometric characteristics of 6 month old Gallang and Maggal duckwere 1,468.74±151.33 g; 1,517.74±151.33; 23.77±1.01 cm; 23.94±0.81 cm; 29.17±1.23 cm; 29.60±1.27 cm; 31.15±1.17 cm; 31.15±0.94 cm; 6.20±0.29 cm; 6.20±0.28 cm; 6.25±0.45 cm; 6.20±0.28 cm, 22.19±1.07 cm; and 22.99±0.85 cm. T test showed that the body weight, body length, chest circumference, abdominal circumference, shank length, pubis length of Gallang and Maggal duck are not significantly different (P>0.05), however their neck length are highly significantly different (P<0.01). This study concludes that both Gallang and Maggal duck have equally similar body weight, body lenght, chest circumference, abdominal circumference,shank lenght, and pubis length. However, Maggal’s neck is longer than Gallang’s. Morphometric characteristics can be used as criteria to determine the well qualified parents of the local ducks
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save