Home
Login.
Artikelilmiahs
15441
Update
RIZKI MAWARNY
NIM
Judul Artikel
EVALUASI PENERAPAN GMP (GOOD MANUFACTURING PRACTICE) PADA USAHA KECIL DAN MENENGAH GULA KELAPA CETAK 'UD. NGUDI LESTARI JAYA' KEBASEN, BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Persaingan industri yang semakin ketat dan kesadaran masyarakat akan keamanan pangan yang semakin meningkat menuntut adanya jaminan mutu dan keamanan pada produk yang akan beredar di pasaran. Good Manufacturing Practice (GMP) merupakan acuan dasar yang harus dilaksanakan oleh suatu produsen penghasil produk. Salah satu produk UKM yang cukup banyak beredar di pasar domestik ialah produk lokal yang merupakan produk unggulan daerah. Produk-produk olahan hasil UKM ini perlu meningkatkan daya saingnya melalui pemenuhan syarat GMP. Gula kelapa cetak merupakan komoditas utama UKM di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini bertujuan 1) mengetahui kondisi riil UKM terhadap penilaian standar penerapan GMP, 2) mengetahui tingkat kesesuaian UKM terhadap penilaian standar penerapan GMP dan 3) mengetahui kondisi UKM yang seharusnya sesuai dengan standar penerapan GMP. Penelitian dilaksanakan di Usaha Kecil dan Menengah gula kelapa cetak UD. Ngudi Lestari Jaya yang terletak di Desa Kalisalak RT 03/ RW 05 Kecamatan Kebasen, Kabupaten Banyumas. Penelitian dilakukan selama 5 bulan mulai dari September 2015 sampai Januari 2016. Penelitian ini ditetapkan dengan menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif terhadap semua parameter GMP. Hasil evaluasi penerapan GMP di UKM gula kelapa cetak UD. Ngudi Lestari Jaya masih adanya parameter yang memiliki nilai < 25% sehingga perlu diadakannya perbaikan dan pendampingan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The tight industrial competition and community’s increasing awareness of food security lead to the demand of quality and security assurance over marketed products. Good Manufacturing Practices (GMP) constitutes principle guidelines for manufacturers in manufacturing products. One of many products of Small-Medium Enterprise (SME) which is widely available in the domestic market includes local products which become the specialty of certain region. Such products of SME are required to comply with the requirements of GMP standards. Molded palm sugar is considered the main commodity of Banyumas Regency. The purposes of this research are 1) to find out the real condition of SME in accordance with the standards of GMP; 2) to find out the level of accordance of SME under the evaluation of GMP standards application; and 3) to find out how the SME should be qualified with application standards of GMP. This research was conducted in SME of molded palm sugar in Trading Unit (UD) Ngudi Lestari Jaya which is located in Kalisalak village, RT 03 RW 05, District of Kebasen, Banyumas. This research was conducted for 5 months, from September 2015 to January 2016. This research was determined to use descriptive qualitative method of analysis over all GMP parameters. The result of evaluation of GMP application standards in SME of molded palm sugar UD Ngudi Lestari Jaya reveals that there is still parameter of GMP with the <25% score. This means that it is still necessary to conduct improvement and supervision on SME.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save