Home
Login.
Artikelilmiahs
15424
Update
PENTA KUSUMA WARDANA
NIM
Judul Artikel
KECERNAAN PROTEIN KASAR DAN SERAT KASAR PAKAN KAMBING YANG MENDAPAT SUMBER PROTEIN BUNGKIL KEDELAI YANG DIPROTEKSI MENGGUNAKAN CAIRAN BATANG PISANG
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh penggunaan cairan batang pisang untuk memproteksi protein bungkil kedelai terhadap kecernaan protein kasar dan kecernaan serat kasar. Materi penelitian yang digunakan adalah cairan rumen 3 ekor kambing Jawa Randu jantan yang diambil dari Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Sokaraja segera setelah kambing dipotong. Perlakuan yang diberikan yaitu R0= Bungkil kedelai tanpa proteksi (kontrol), R1= Bungkil kedelai 200 gr + cairan batang pisang 200 ml, R2= Bungkil kedelai 200 gr + cairan batang pisang 400 ml. Penelitian eksperimental yang dilakukan secara in vitro ini menggunakan Rancangan Acak Lengkap one way classification dengan 3 macam perlakuan di mana setiap perlakuan diulang enam kali, sehingga terdapat 18 percobaan. Variabel yang diukur adalah kecernaan protein kasar dan kecernaan serat kasar. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan analisis variansi dan dilanjutkan dengan uji Orthogonal Polinomial. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh sangat nyata (P<0.01) dengan respon linier negatif terhadap kecernaan protein kasar dengan persamaan Y= 57.13 - 9.69 X dan tidak berpengaruh terhadap kecernaan serat kasar (P>0.05). Berdasarkan hasil yang diperoleh, dapat disarankan bahwa untuk mendapatkan pasokan protein yang lebih banyak pada pasca rumen, bungkil kedelai perlu diproteksi.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This experimental study was conducted to investigate the effects of using banana bole liquid to protect soybean meal on crude protein and crude fiber digestibilities of goat feed. The materials were rumen fluids of 3 male Jawa Randu goat taken immediately after being slaughtered at the Slaughter House of Sokaraja. The treatments consisted of T0= soybean meal without protection (control), T1= soybean meal, 200 gr + banana bole liquid, 200 ml, T2= soybean meal, 200 gr + banana bole liquid, 400 ml. The experiment used in vitro method and was designed with one way classification/ Completely Randomized Design. The data was analyzed with an analysis of variance and followed with Orthogonal Polynomial test. The outcome proves that the treatments have a highly significant effect (P<0.01), with a negative-linear response, on the digestibility of crude protein which forms an equation Y= 57.13 - 9.69 X, but not on the digestibility of crude fiber (P>0.05). Based on the results, it is recommended that, in order to obtain more protein supplies in the post rumen, soybean meal needs for the protection.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save