Home
Login.
Artikelilmiahs
15415
Update
MUHAMMAD ALI SYARIATI
NIM
Judul Artikel
PENGARUH KADAR SEMEN DAN KADAR CAMPURAN SERAT AREN – SERUTAN BAMBU TERHADAP SIFAT FISIKA DAN MEKANIKA BALOK SEMEN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Seiring dengan meningkatnya angka pembangunan konstruksi di Indonesia mengakibatkan berkurangnya ketersediaan kayu. Bahan yang dapat digunakan sebagai alternatif pengganti kayu yaitu limbah serutan bambu dan limbah serat aren yang diolah menjadi produk komposit balok semen. Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui sifat fisika dan mekanika balok semen. Penelitian ini menggunakan rancangan acak dengan percobaan 2 faktorial yaitu faktor semen (perbandingan berat komposisi campuran dengan berat semen, dengan perbandingan 1: 2, 1: 3, 1: 4) dan faktor kadar campuran partikel bambu - serat aren ( komposisi 100% - 0%, 75% - 25%, 50% - 50%, 25% - 75%, 0% - 100%). Hasil analisis varian yang berbeda kemudian diuji sifat fisika dan mekanika. Parameter yang diuji pada penelitian ini berdasarkan Standar ASTM D143 yaitu kadar air, berat jenis, penyerapan air, perubahan dimensi, kuat lentur (MOR) dan moudulus elastisitas (MOE). Hasil penelitian menunjukkan nilai maksimum dari kadar air adalah 5,55 %, berat jenis adalah 1,65, perubahan dimensi adalah 1,01%, penyerapan air adalah 48,01%, kuat lentur adalah 438,78 kg/cm2, dan modulus elastisitas (MOE) adalah 3466,93 kg/cm2. Sebagian kriteria standar yang memenuhi standar komponen bangunan menurut FAO(1996), yaitu: kerapatan, penyerapan air dan modulus of rupture (MOR).
Abtrak (Bhs. Inggris)
For the increasing building construction in Indonesia resulted in reduced availability of wood. Materials that can be used as an alternative to wood is bamboo particle and palm fiber processed into composite products such as cement beam. The aim of this study was to determine the physical and mechanical properties of cement beam. This study uses a randomize complete board design with 2 factorial experiment namely cement factor (comparison of weight cement with mixture composition, the comparison is 1 : 2, 1 : 3, 1 : 4) and bamboo particle - palm fiber mixture content factor ( 100% - 0%, 75% - 25%, 50% - 50%, 25% - 75%, 0% - 100%), . The result of the different variants analysis is tested in physical and mechanical properties. Parameter that tested in this study is based on the ASTM D143 standard of the water content, density, water absorption, dimensional change, Modulus of Rupture (MOR) and Modulus of Elasticity (MOE). The result showed the maximum value of water content is 5,55%, a specific gravity that is 1,65, changes in dimensions is 1,01%, water absorption is 48,01%, Modulus of Rupture (MOR) is 438,78 kg/cm2, and modulus of elasticity (MOE) is 3466,93 kg/cm2. Criteria that approaching the standard of building components according to FAO (1996) is density,water absorption,and Modulus of Rupture (MOR).
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save