Home
Login.
Artikelilmiahs
15386
Update
BACHRUL ULUM
NIM
Judul Artikel
ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI NILAI EBITDA, ARPU, DAN JUMLAH BTS PADA OPERATOR SELULER
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Dunia Telekomunikasi telah menjelma menjadi salah satu kebutuhan pokok manusia pada zaman modern ini, seiring perkembangan zaman permintaan akan kualitas telekomunikasi yang baik semakin meningkat pesat. Dalam pemenuhan kebutuhan ini, lahir era baru telekomunikasi dimana sebagian besar layanan telekomunikasi diubah menjadi bentuk seluler atau tanpa kabel pada tahun 1984,dan hal tersebut menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara yang pertama mengadopsi teknologi seluler versi komersial. Kebutuhan akan adanya layanan telekomunikasi yang mendukung aktivitas masyarakat yang berkembang pesat terus meningkat. Pihak pihak swasta menjadikan hal ini sebagai pasar usaha mereka, operator seluler mulai berkembang di masyarakat berlomba menghadirkan layanan terbaik yang dapat dipercaya masyarakat. Kinerja operator seluler kemudian membutuhkan acuan evaluasi bagi perkembangannya, maka dibuatlah laporan tahunan untuk menjawab kebutuhan tersebut. Analisa yang dilakukan pada Annual Report terfokus pada perubahan nilai EBITDA, ARPU, dan Jumlah BTS baik kenaikan maupun penurunannya. Beberapa faktor seperti Pendapatan, Pajak, Suku bunga, Depresiasi dan Amortisasi menjadi penentu perubahan pada nilai EBITDA. Sementara untuk variabel ARPU dan Jumlah BTS, keduanya saling berkaitan dengan jumlah pelanggan. Kemudian setelah mengetahui seluruh faktor yang mempengaruhi perubahan ketiga variabel di atas, dibutuhkan strategi untuk mempertahankan nilai variabel dan menghindari adanya penurunan, maka strategi yang digunakan adalah penambahan jaringan untuk menjamin tersedianya layanan yang memadai, meningkatkan promosi, dan mengatasi gangguan dasar pada BTS. Dengan strategi ini, maka nilai EBITDA maupun ARPU dapat dipertahankan bahkan dinaikkan setiap tahunnya.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Telecommunications world has been transformed into one of the basic human needs in this modern era, as the times demand good telecommunication quality is increasing rapidly. In fulfillment of this requirement, birth of a new era of telecommunications with most telecommunications services are converted to a cellular or cordless in 1984, and it makes Indonesia as one of the first to adopt mobile technology commercial version. The need for telecommunication services that support thriving communities activity continues to increase. Private parties to make this their business market, mobile operators began to develop in people compete presenting the best service that can be trusted by the people. The performance of mobile operators need a reference later evaluation for development, the annual report was made to answer those needs. Analysis in the Annual Report focuses on changes in the value of EBITDA, ARPU, and the number of base stations both increases and decrease. Several factors such as income, taxes, interest rates, Depreciation and Amortization a decisive change in the value of EBITDA. As for ARPU and the number of base stations, two are related to the number of subscribers. Then after knowing all the factors that affect changes in three variables, it takes strategy to maintain the value of the variable and avoid a decline, then the strategy used is the addition of a network to ensure the availability of adequate service, enpowering the promotion and preventing basic problem of BTS it self. With this strategy, the EBITDA and ARPU value can be maintained and even increased annually.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save