Home
Login.
Artikelilmiahs
15380
Update
MICHAEL SUSANTO
NIM
Judul Artikel
FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI TABUNGAN MASYARAKAT PADA BANK UMUM DI JAWA TAHUN 2010-2014 (Studi Kasus Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Tabungan merupakan bagian dari pendapatan yang tidak digunakan untuk konsumsi. Dalam perekonomian, tabungan merupakan suatu aspek yang memiliki peranan penting. Dana yang dihimpun oleh perbankan dari masyarakat dalam bentuk tabungan, merupakan salah satu sumber sumber pendanaan dari dalam negeri yang nantinya dapat digunakan untuk modal pembangunan suatu bangsa. Tabungan di Indonesia, dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Jika dilihat dari ruang lingkup yang lebih kecil, jumlah tabungan pada tiap provinsi di Indonesia berbeda-beda. Banyaknya jumlah penduduk di suatu wilayah, tidak serta merta membuat jumlah tabungannya lebih tinggi dari daerah lain. Penelitian ini menggunakan model regresi data panel, dan penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variabel tingkat suku bunga tabungan, deflator PDRB, PDRB per kapita dan jumlah kantor bank terhadap tabungan pada Bank Umum di Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur tahun 2004-2014, serta untuk menganalisis trend perkembangan tabungan di Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur dan meramalkan nilai tabungan di tiga provinsi tersebut pada periode selanjutnya. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa variabel tingkat suku bunga tabungan, PDRB per kapita dan jumlah kantor bank memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap tabungan. Sedangkan variabel deflator PDRB memiliki pengaruh negatif dan signifikan terhadap tabungan masyarakat pada Bank Umum di Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur tahun 2004-2014. Analisis trend yang dilakukan pada penelitian ini menunjukkan hasil bahwa tabungan masyarakat pada Bank Umum di Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur menunjukkan kecenderungan terus meningkat.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Saving is a part of income which is not used for consume. In the economy, saving is an important aspect. As a fund which is collected by bank, saving would be used develop our nation. In Indonesia, the amount of saving always increased each year. And if it analyzed from smaller region, each province in Indonesia has a different amout of saving. The higher quantity of population from each province doesn’t mean that a province has a higher amount of saving. This research use panel regression model, and the objectives of this research are to analyze the influence of interest rate, Gross Regional Domestic Product Deflator (Deflator GRDP), GRDP percapita, and the quantity of bank office to the saving mount in West Java, Central Java, and East Java at 2004-2014 period; and to analyze the saving trend in 2004 to 2014 period and make a forecasting about saving amount at the next period in both of 3 provinces. The results of this research show that interest rate, GRDP percapita, and quantity of bank office have positive and significant effect to the saving. In the other side, GRDP deflator has negative and significant effect to the saving in West Java, Central Java, and East Java at the period of 2004 to 2014. Trend analysis in this research shows that the amount of saving in both of three provinces has an increasing trend.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save