Home
Login.
Artikelilmiahs
15338
Update
FIDI SAPUTRA
NIM
Judul Artikel
PENGGUNAAN EKSTRAK BIJI PEPAYA (Carica papaya L) TERHADAP JUMLAH DAN KEMAMPUAN SPORULASI OOKISTA Eimeria stiedai KELINCI SECARA IN VITRO PADA LAMA INKUBASI 4 HARI
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dan konsentrasi penggunaan ekstrak biji pepaya yang paling efektif terhadap jumlah dan kemampuan sporulasi ookista Eimeria stiedai kelinci. Metode yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL) menggunakan 6 perlakuan dan 4 ulangan dengan uji lanjut Orthogonal Polynomial. Perlakuan yang diuji coba yaitu A0: ookista tanpa pemberian ekstrak biji pepaya (kontrol), A1: ookista dengan pemberian ekstrak biji pepaya 0,01%, A2: ookista dengan pemberian ekstrak biji pepaya 0,05%, A3: ookista dengan pemberian ekstrak biji pepaya 0.10%, A4: ookista dengan pemberian ekstrak biji pepaya 0.15% dan A5: ookista dengan pemberian ekstrak biji pepaya 0.20%. Data yang diperoleh ditransformasi dan dianalisis menggunakan analisis variansi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ekstrak biji pepaya tidak berpengaruh nyata (P>0.05) terhadap penurunan jumlah ookista dan kemampuan ookista sporulasi. Rataan jumlah ookista dan kemampuan ookista sporulasi terendah terdapat pada konsentrasi 0.05%, sedangkan rataan ookista tidak sporulasi tertinggi pada konsentrasi 0.05%.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study aims to determine the effect and the most effective of concentration of papaya seed extract on the number and sporulation ability of Eimeria stiedai oocytes in rabbits. The research method used a Completely Randomized Design (CRD) with 6 treatments and 4 replications with a further test of orthogonal polynomial. The treatments were A0: oocyst without the extract of papaya seeds (control), A1: oocyst with extract of papaya seeds 0.01%, A2: oocyst with extract of papaya seeds 0.5%, A3: oocyst with extract of papaya seeds 0.10%, A4: oocyst with extract papaya seed 0.15% and A5: oocyst with extract papaya seeds 0.20%. The data was transformed and analyzed by using an analysis of variance. The results of study showed that the extract addition insignificantly affected (P>0.05) the number of oocyte and oocyte sporulation ability. The lowest average number of oocyte and oocyte sporulation ability was at the concentration of 0.05%, while the highest average of non sporulation was at the concentration of 0.05%.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save