Home
Login.
Artikelilmiahs
15318
Update
ATTAQIAN ALFARITS GUNTUR WIBOWO
NIM
Judul Artikel
Peran Orang Tua dalam Pendidikan Seksual pada Anak Remaja di Desa Karangmangu, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Skripsi dengan judul “Peran Orang Tua dalam Pendidikan Seksual pada Anak Remaja di Desa Karangmangu, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas” adalah laporan tentang bagaimana orang tua dalam menjalankan perannya dalam memberikan pendidikan seksual pada anak mereka di Desa Karangmangu, tepatnya di RT 05 RW 02. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat luas tentang makna pendidikan seksual seutuhnya, serta menjadikan orang tua untuk lebih mengerti tentang pentingnya pemberian pendidikan seksual kepada anak-anak mereka, terutama dalam membentengi anak dari keadaan lingkungan yang rawan menyangkut seksualitas, serta pergaulan yang bisa membawa pengaruh buruk terhadap anak, khususnya di Desa Karangmangu. Informan utama dalam penelitan ini adalah orang tua, baik ayah, maupun ibu, yang menjalankan peran untuk anak-anaknya. Sedangkan informan pendukung sebagai sasaran validasinya adalah anak dari orang tua tersebut yang mempunyai kategori usia remaja, yaitu 10-18 tahun (Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 25 Tahun 2014). Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan menggunakan teknik purposive sampling dalam menentukan informannya. Pengumpulan data dilakukan dengan cara wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Metode analisis data dalam penelitian ini berpedoman pada model analisis interaktif. Dari hasil penelitian diperoleh kesimpulan bahwa rasa malu, kurangnya keberanian para orang tua dalam membicarakan seks, masih menjadi faktor utama pendidikan seksual belum berjalan dengan baik di dalam sebuah keluarga. Selain itu, tingginya keyakinan para orang tua akan hal-hal yang berkaitan dengan seksual terjadi dengan alami kepada anak, sehingga tidak diperlukan bimbingan khusus tentang hal tersebut. Para orang tua di Desa Karangmangu menganggap bahwa setiap anak akan mengalami hal-hal yang berkaitan dengan seksual pada waktunya masing-masing. Umumnya para orang di Desa Karangmangu tua tidak mengetahui pengertian pendidikan seksual. Meski demikian, tanpa disadari sebagian dari mereka sudah mengaplikasikan pendidikan seksual; memberikan penanaman etika seksual, penanaman kesadaran peran sosial laki-laki dan perempuan, serta memberikan pengetahuan mengenai anatomi dan fisiologi alat kelamin. Hambatan para orang tua dalam menerapkan pendidikan seksual kepada anak mereka; komunikasi dalam menyampaikan materi pendidikan seksual, orang tua kesulitan untuk memulai dan belum mengetahui bagaimana komunikasi yang baik kepada anak-anak mereka terkait seksualitas.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Thesis with a title “The Role of Parents in Sexual Education of Children in Karangmangu Village, Baturraden Subdistrict, Banyumas Regency” is the reports on how the parents in running their role in giving education sexual to their children at Karangmangu village, especially at RT 05 RW 02. This study was aimed to give knowledge to the general public about the meaning of sexual education completely, and made parents to understand more about the importance of giving sexual education to their children, especially in protect children from the prone environment that related to sexuality, and association that could bring bad influence to children, especially in Karangmangu Villages. The major informant in this research is the parents, both father and mother, who runs the role for their children.While the supporter informant as the targets of validation was the children of the parents may that have the category of early adolescence , namely 10-18 years (Health Minister Regulation Number 25 Year 2014). The research is the qualitative research with used purposive sampling technique in determining the source. Data was obtained by deep interview, observation, and documentation. The method of data analysis in this research based on the model of interactive analysis. The conclusion of the research are the pudency, lack of courage of the parents in talking about sex, still being the main cause education sexual not going well in a family. In addition, the high of the parents confidence related to sexual matters was happened naturally to children, so that, there is no special guidance about it. Parents in Karangmangu Village consider that every children will experience the matters that related to sexual in their each time. Commonly, parents in Karangmangu do not know the understanding of sexual education. However, unconsciously some of them have applied sexual education; giving the implantation of sexual ethic, the implantation of the awareness of the men and women social role, and giving knowledge of anatomy and physiology of genitals. Parents’ obstacle in applying sexual education to their children; the communication in delivering the material of sexual education, parents difficulty to begin and have not known how good communication to their children related to sexuality. Keywords: role, family, sexual education, teenagers.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save