Home
Login.
Artikelilmiahs
15152
Update
RIZZAL LUKMAN PRATESYA
NIM
Judul Artikel
EFISIENSI USAHA DAN STRATEGI PENGEMBANGAN OBYEK WISATA KERATON KASEPUHAN DAN TAMAN AIR GUA SUNYARAGI KOTA CIREBON
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini berjudul “Efisiensi Usaha Dan Strategi Pengembangan Obyek Wisata Keraton Kasepuhan Dan Taman Air Gua Sunyaragi”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana tingkat efisiensi dan berapa peneriman yang harus dihasilkan bagi obyek wisata Keraton Kasepuhan dan Taman Air Gua Sunyaragi, mendapatkan gambaran kondisi lingkungan eksternal dan internal yang berupa faktor-faktor kekuatan, kelemahan, peluang dan ancaman bagi pengembangan obyek Keraton Kasepuhan dan Taman Air Gua Sunyaragi Kota Cirebon dan memberikan alternatif-alternatif strategi yang dapat diformulasikan untuk mengembangkan obyek Wisata Keraton Kasepuhan dan Taman Air Gua Sunyaragi Kota Cirebon. Jenis pnelitian ini adalah penelitian deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Untuk mengetahui usaha pariwisata ini efisiensi dengan cara menghitung menggunakan metode analisis data R/C Ratio dan Break Even Point (BEP). Penentuan alternatif-alternatif strategi ini dilakukan dengan dua tahap yaitu, tahap input dan tahap penggabungan. Setiap tahap memiliki metode analisis yang berbeda. Tahap pertaama terdiri dari matriks IFE dan matriks EFE, tahap kedua terdiri dari analisis matriks IE. Dari hasil analisis menggunakan metode R/C Ratio bahwa kedua obyek wisata ini memperoleh angka dengan perhitungan rumus yaitu Keraton Kasepuhan sebesar 2,072 dan Taman Air Gua Sunyaragi sebesar 1,038. Keduanya memperoleh angka >1. Dan dengan menggunakan rumus Break Even Point (BEP), baik dari BEP untuk volume produksi maupun BEP untuuk harga produksi keduanya memperoleh angka yang melebihi target yang seharusnya. Ini membuktikan bahwa kedua obyek wisata ini sudah efisien dan usahanya laayak untuk dilanjutkan. Kemudian dari hasil analisis menggunakan matrriks IFE dan mtriks EFE dihasilkan pada obyek wisata Keraton Kasepuhan sebesar 3,5 untuk matriks IFE dan 3,8 untuk matriks EFE. Lalu untuk obyek wisata Taman Air Gua Sunyaragi diperoleh nilai pada matriks IFE sebesar 3,7 dan matriks EFE sebesar 3,6. Kemudian keedua nilai total matrisk tersebut dianalisis engan menggunakan matriks IE. Pada matriks IE dihasilkan bahwa kedua obyek wisata ini menempati pada sel-I, yang berarti bahwa kedua obyek wisata ini dapat melaksanakan strategi pertumbuhan dan pembangunan berupa strategi intenif (penetrasi pasar, pengembangan pasar, dan pengembangan produk) atau strateegi integratif (integrasi kedepan, integrasi ke belakang, dan integrasi horizontal). Dilihat dari hasil tersebut dapat diimplikasikan bahwa dari segi finansial kedua obyek wisata ini sudah efisien dan layak untuk dilanjutkan sebagai usaha wisata di Kota Cirebon, selain itu meningkatkan kualitas sumber daya manusia agar pengelola kedua obyek wisata lebih memperbaiki dan meningkatkan dalam memanajemen pengelolaannya agar kedua obyek wisata lebih berkembang dan menarik pengunjung lebih banyak lagi. Obyek Wisata Keraton Kasepuhan dan Taman Air Gua Sunyaragi ini diharapkan dapat melakukan kerjasama dengan berbagai pihak baik pihak swasta maupun pihak pemerintah daerah agar program yang sudah direncanakann dapat terlaksana. Dan pengelola Obyek Wisata Kerarton Kasepuhan dan Taman Air Gua Sunyaragi agar lebih mematangkan rencana atau strategi-strategi yag nantinya dilakukan dalam rangka pegembangan obyek wisata dan juga mendapatkan hasil yang optimal. Kata Kunci : Efisiensi, Strategi, Pariwisata, Keraton Kasepuhan, Gua Sunyaragi, IFE, EFE, IE.
Abtrak (Bhs. Inggris)
The title of this research is “Efficiency of Business and Development Strategy of Kasepuhan Palace and Gua Sunyaragi Water Park Tourist Object”. The purpose is to know how efficiency level and how much income must be proceeded to Kasepuhan Palace and Gua Sunyaragi Water Park Tourist Object, get such description about external and internal environment condition which form strength, weakness, opportunity, and threat factors to development of Kasepuhan Palace and Gua Sunyaragi Water Park in Cirebon city and giving the strategy alternatives which can be formulated to develop Kasepuhan Palace and Sunyaragi Cave Water Park in Cirebon city. The type of these research are quantitative and qualitative descriptive study. In order to know efficiency of this tourism business by counting R/C Ratio and Break Even Point analysis methods. This alternatve strategies determination are done by two steps, there are input step and merger step. Each step has different analysis methods. The first step consisted of IFE matrix and EFE matrix, the second step consisted of IE matrix. Based of analysis which used R/C Ratio method that both of those tourist object had been obtained numbers which showed 2,072 for Kasepuhan Palace and 1,038 for Gua Sunyaragi Water Park. Both of them obtained the numbers >. Then by used Break Even Point method, either BEP to production volume or BEP for production price obtained the numbers over than target which should be. It authenticated that both of those tourist object would have been efficient and its business is proper to be continued. Furthermore, the analysis result which used IFE and EFE or EFE matrix that tourist object of Kasepuhan Palace is 3,5 for IFE matrix and 3,8 for EFE matrix. Therefore, for Gua Sunyaragi Water Park Touritst Object obtained IFE matrix’s score 3,7 and EFE’s matrix score 3,6.Then both of those total matrixs were judged by IE matrix and got the result that both of these object tourists placed on sel-1, it means they can run the growth strategy, and development such intentive strategy (market penetration, market development, and product development) or integrative strategy (forward integration, backward intergration, and horizontal integration). Looked by the result it can be implicated that from financial aspect both of tourist objects have been efficient and proper to be continued as tourism business in Cirebon city, beside that increasing human resource quality so that both tourist objects management can make betterment and increase the quality in managing the management in order to develop tourist objects and attract more tourists. The Kasepuhan Palace and Gua Sunyaragi Water Park tourist object are expected to braid cooperation with each party, either private or region government party so that the programmes been planned can be run. Kasepuhan Palace and Gua Sunyaragi Water Park Tourist Objects can more ripen the plans or strategies which can be done later in order to tourist objects development and get the optimal result. Keywords : Efficiency, Strategy, Tourism, Kasepuhan Palace, Gua Sunyaragi, IFE, EFE, IE
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save