Home
Login.
Artikelilmiahs
14928
Update
OLIVIA CHYNTIA DEVI
NIM
Judul Artikel
PENGARUH HOME CARE APOTEKER TERHADAP PENGETAHUAN PASIEN DIABETES MELITUS TIPE 2 DI KABUPATEN BANYUMAS
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Pemberian edukasi sangat penting untuk meningkatkan kemampuan pasien diabetes dalam melakukan manajemen diri. Home care apoteker dapat meningkatkan pengetahuan pasien mengenai penyakitnya yang kemudian dapat membantu memperbaiki kontrol glikemi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh home care yang dilakukan oleh apoteker terhadap pengetahuan pasien diabetes melitus tipe 2 di Kabupaten Banyumas. Penelitian ini dilakukan secara prospektif eksperimental. Pasien diabetes dibagi ke dalam kelompok kontrol yang menerima pelayanan kefarmasian usual care (n = 43) dan kelompok intervensi yang menerima pelayanan kefarmasian home care (n = 48). Kelompok intervensi menerima 3 kali home care, yaitu pada hari pertama, minggu ke-2, dan minggu ke-6. Data diperoleh dalam bentuk nilai pre-test dan post-test. Analisis kelompok kontrol di awal dan akhir penelitian digunakan paired sample t-test, sedangkan pada kelompok intervensi digunakan Wilcoxon-signed Rank test. Untuk mengetahui perbedaan pengetahuan sebelum home care pada kelompok kontrol dibandingkan intervensi, digunakan independent sample t-test, sedangkan sesudah home care menggunakan Mann-Whitney test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa di awal penelitian tidak ada perbedaan nilai pengetahuan yang bermakna pada kelompok kontrol dibandingkan kelompok intervensi (p-value >0,05). Dalam kelompok kontrol terdapat peningkatan pengetahuan, namun tidak bermakna (p-value >0,05). Sebaliknya pada kelompok intervensi terdapat peningkatan pengetahuan yang bermakna (p-value <0,05). Hasil nilai pengetahuan di akhir penelitian menunjukkan bahwa kelompok intervensi memiliki nilai yang lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol, meskipun perbedaannya tidak bermakna (p-value >0,05). Dengan demikian, home care apoteker dapat meningkatkan pengetahuan pasien diabetes melitus tipe 2.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Education is very important to improve diabetic patient ability in applying self-management. Home pharmacy care can improve patient knowledge about the disease and then will improve the glycemic control. The purpose of this study was to find out the effect of pharmacist’s home care to the knowledge of type 2 diabetes mellitus patient in Banyumas Regency. This study was conducted in prospective experimental method. Diabetic patients were assigned to control group who received usual pharmacy care (n = 43) and intervention group who received home pharmacy care (n = 48). The intervention group received 3 times home care, i.e. on the first day, second week, and sixth week. Data obtained as pre-test and post-test score. Control group score before and after study was analyzed using paired sample t-test, while intervention group score was analyzed using Wilcoxon-signed Rank test. The pre-test score of the control and intervention group was analyzed using independent sample t-test, while the post-test score was analyzed using Mann-Whitney test. Result of the study showed that before study, there were no significant difference (p-value >0.05) in knowledge score among control and intervention group. Control group showed improved knowledge, but was not significant (p-value >0.05). In contrast, intervention group showed significantly improved knowledge (p-value <0.05). At the end of the study, in intervention group showed more improved knowledge than in control group, even though not statistically significant (p-value>0.05). In conclusion, home pharmacy care can improve type 2 diabetes mellitus patient knowledge.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save