Home
Login.
Artikelilmiahs
14891
Update
DEWITRI
NIM
Judul Artikel
POTENSI BAKTERIOSIN Leuconostoc sp CUMI-CUMI KERING ASIN SEBAGAI BIOPRESERVASI DAN AKTIVITASNYA TERHADAP PERTUMBUHAN Vibrio sp DAN Salmonella sp.
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Sebagai produk pangan yang memiliki kandungan protein yang tinggi namun rentan rusak dan terkontaminasi oleh bakteri patogen, produk perikanan memerlukan suatu bahan tambahan alami non toksik bagi kesehatan manusia untuk menghambat pertumbuhan bakteri patogen yang dapat menurunkan kualitas gizi dari produk tersebut. Bakteri Asam Laktat diketahui mampu menghasilkan metabolit sekunder yang bersifat antimikroba yang mampu menghambat pertumbuhan bakteri patogen, salah satunya yaitu bakteriosin. Bakteri Asam Laktat yang berpotensi menghasilkan bakteriosin adalah Leuconostoc sp. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bakteri Leuconostoc sp. yang berpotensi memproduksi bakeriosin dari cumi-cumi kering asin dan mengetahui pengaruh suhu penyimpanan terhadap bakteriosin yang dihasilkan oleh Leuconostoc sp. dan aktivitasnya dalam meghambat pertumbuhan Vibrio sp. dan Salmonella sp. Metode penelitian menggunakan metode eksperimental dengan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan penyimpanan suhu berbeda pada bakteriosin yaitu penyimpanan bakteriosin pada suhu beku (0oC), suhu refrigerator (4 oC), suhu ruang dan suhu didih (100 oC). Analisis data dilakukan dengan metode Analysis of Variance (ANOVA) pada tingkat kesalahan 5% dan 1%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Leuconostoc sp. yang berpotensi menghasilkan bakteriosin dapat diisolasi dari Cumi-cumi kering asin dan mampu menghambat bakteri patogen Vibrio sp. dan Salmonella sp., dengan menghasilkan ukuran diameter hambat yang mirip antar tiap perlakuan suhu. Hasil dari TPC yang digunakan untuk memastikan kemampuan bakteriosin terhadap bakteri patogen juga menunjukkan terjadinya penurunan jumlah bakteri patogen pada udang yang telah diberikan bakteriosin berbagai suhu dibandingkan dengan udang tanpa pemberian bakteriosin. Namun perlakuan suhu penyimpanan bakteriosin tidak menunjukkan pengaruh terhadap kemampuan menghambat pertumbuhan bakteri patogen Vibrio sp. dan Salmonella sp., sebab bakteriosin Leuconostoc sp. asal cumi-cumi kering menunjukkan kemampuan penghambatan terhadap bakteri patogen yang stabil pada berbagai suhu.
Abtrak (Bhs. Inggris)
As a food product which contain high protein nutrient but perishable and vulnerable to contamination of patogenic bacteria, fishery products need an addition of natural ingredient for human to inhibit the growth of patogenic bacteria which can decrease nutritional quality in this fishery product. Lactic Acid Bacteria are known to produce antimicrobial secondary metabolites that are capable to inhibiting the growth of pathogenic bacteria, one of which is bacteriocins. Lactic acid bacteria that could potentially produce bacteriocins is Leuconostoc sp. This study aimed to obtain the bacteria Leuconostoc sp. potentially producing bakeriosin of salty dried squid and determine the effect of storage temperature on bacteriocins produced by Leuconostoc sp. and activities in meghambat growth of Vibrio sp. and Salmonella sp. Research used experimental method to completely randomized design (CRD) with 4 treatments of different storage temperatures on bacteriocins that bacteriocins storage at freezing temperatures (0°C), the temperature of the refrigerator (4°C), at room temperature and the boiling temperature (100°C). Data analysis was performed using Analysis of Variance (ANOVA) at an error rate of 5% and 1%. The results showed that Leuconostoc sp. potentially produce bacteriocins can be isolated from salted dried squid and able to inhibit pathogenic bacteria Vibrio sp. and Salmonella sp., to produce a similar inhibitory diameter between each treatment temperature. The results of the TPC is used to ensure the ability of bacteriocins against pathogens also showed a decline in the number of pathogenic bacteria in the shrimp that has been given bacteriocins various temperatures compared with shrimp without giving bacteriocins. However bacteriocins storage temperature treatment showed no effect on the ability to inhibit the growth of pathogenic bacteria Vibrio sp. and Salmonella sp., for bacteriocins Leuconostoc sp. origin of dried squid showed inhibitory ability against pathogens that are stable at various temperatures
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save