Home
Login.
Artikelilmiahs
14881
Update
DEWI YULIARWARDANI
NIM
Judul Artikel
PENGARUH PEMBERIAN PUPUK NZEO-SR TERHADAP SERAPAN N DAN HASIL CABAI MERAH PADA ULTISOL
Abstrak (Bhs. Indonesia)
RINGKASAN Tanaman cabai merah (Capsicum annuum L.) adalah tumbuhan perdu dan berkayu, buahnya memiliki rasa pedas yang disebabkan oleh kandungan kapsaisin. Cabai merah dapat dikembangkan pada tanah Ultisol dengan memperbaiki produktivitas tanah, baik melalui pemupukan ataupun penambahan bahan-bahan kimia diantaranya N, P, K dan zeolit. Pupuk NZEO-SR merupakan pupuk yang dapat melepaskan unsur hara N secara perlahan-lahan serta dapat memperbaiki sifat kimia dan fisika tanah Ultisol. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: (1) pengaruh takaran pupuk NZEO-SR dari jenis varietas cabai merah pada serapan unsur hara N dan hasil tanaman pada Ultisol dan (2) takaran pupuk yang optimal untuk meningkatkan hasil tanaman cabai pada Ultisol. Penelitian dilakukan di lahan kering jenis tanah Ultisol di Desa Karangrau, Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas dan Laboratorium Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Jenderal Soedirman Purwokerto, pada bulan Maret-Desember 2015. Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Petak Terbagi dengan 3 ulangan. Petak utama adalah varietas tanaman cabai dengan 2 jenis yakni, cabai merah besar varietas Astina (V1) dan cabai merah keriting varietas Trophy (V2). Anak petak adalah takaran pupuk NZEO-SR, yaitu 0 kg N/ha (NO), 30 kg N/ha (N1), 60 kg N/ha ( N2), 90 kg N/ha (N3), 120 kg N/ha (N4) dan 150 kg N/ha (N5). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk NZEO-SR berpengaruh nyata terhadap bobot basah akar, bobot basah tanaman, bobot kering akar, bobot kering tanaman dan berpengaruh sangat nyata pada variabel bobot basah batang; dan bobot kering batang dan tidak berbeda nyata pada bobot basah dan kering daun. Pada variabel bobot basah dan kering buah memberikan hasil yang nyata, akan tetai pada varibel serapan unsur hara N hasilnya tidak nyata. Takaran pupuk NZEO-SR yang optimal untuk tanaman cabai merah berdasarkan bobot basah buah adalah setara dengan 88,77 kg N/ha.
Abtrak (Bhs. Inggris)
SUMMARY Red pepper (Capsicum annuum L.) are herbaceous and woody plants, the fruits has spicy taste caused by capsaicin. Red pepper can be developed at Ultisol by improving the land productivity, through chemical addition, including N, P, K and zeolite. NZEO-SR are kind of fertilizer that can release N nutrient slowly and improve soil’s chemical and physical. The research aims to determine: (1) the effect of NZEO-SR dose of aplication and red pepper varieties to the N absorbtion and yield on Ultisol, and (2) the optimum dose of NZEO-SR application to icrease the yeald. This study was conducted on Ultisol type of dry land in Karangrau Village, Banyumas and Laboratory of Soil Science, Faculty of Agriculture University of Jenderal Soedirman, Purwokerto, from March to December 2015. The research used Split plot design with 3 replications. The main plot were plant varieties, include Astina red pepper (V1) and Trophy curly pepper (V2). The sub plot were NZEO-SR dose of application included 0 kg N/ha (N0), 30 kg N/ha (N1), 60 kg N/ha(N2), 90 kg N/ha (N3), 120 kg N/ha (N4) and 150 kg N/ha (N5). The results showed that the dose of NZEO-SR application are able to increase the fresh root weight, fresh plant weight, dry root weight, dry plant weight and highly effected to to the fresh leaves weight and dry leaves weight. The dose of NZEO-SR application are able to increase fresh fruit weight and dry fruit weight, but it didn’t effect the N absobtion significantly. The optimum dose of NZEO-SR application for red pepper based on fresh fruit weight equivalent to 88.77 kg N / ha.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save