Home
Login.
Artikelilmiahs
14850
Update
MEILA SARI
NIM
Judul Artikel
PENGARUH KOMPOSISI PUPUKMAJEMUK NP GRANUL TERHADAP HASIL BAWANG MERAH PADA TANAH INCEPTISOL
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi pupuk majemuk NP granul terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman bawang merah varietas Bima Curut dan Bangkok Warso, mengetahui komposisi pupuk majemuk NP granul yang paling baik pengaruhnya terhadap hasil tanaman bawang merah, dan mengetahui varietas yang paling baik pertumbuhannya terhadap pemberian pupuk majemuk NP granul. Penelitian ini dilaksanakan di lahan petani di Desa Kebanggan, Kecamatan Sumbang, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah pada bulan Juni sampai dengan Oktober 2015. Penelitian menggunakan Rancangan Petak Terbagi (Split Plot Design) dengan 2 faktor dan 3 kali ulangan. Petak utama adalah varietas bawang merah yaitu, Bima Curut dan Bangkok Warso. Anak petak adalah komposisi pupuk majemuk NP Granulyaitu, 0 g pupuk/petak (NP0), 428,58 g pupuk/petak (NP1),423,53 g pupuk/petak (NP2), 492,05 g pupuk/petak (NP3), 494,27 g pupuk/petak (NP4),463,52 g pupuk/petak (NP5) atau setara 120 kg N/ha. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pupuk majemuk NP Granul dapat menurunkan nilai pH H2O, meningkatkan nilai DHL tanah, tinggi tanaman, kadar kehijauan daun, bobot kering umbi, dan volume kering umbi tetapi tidak berpengaruh terhadap nilai serapan P oleh tanaman. Varietas tanaman bawang merah berpengaruh nyata terhadap variabel tinggi tanaman, jumlah daun, bobot basah akar, bobot kering akar, kecuali serapan P oleh tanaman, klorofil a dan b, kadar kehijauan daun, bobot basah tajuk, bobot kering tajuk, bobot basah umbi, bobot kering umbi, jumlah umbi, volume basah umbi, dan volume kering umbi. Terdapat interaksi antara komposisi pupuk majemuk NP granul dengan varietas tanaman bawang merah terhadap kadar kehijauan daun, bobot kering akar, jumlah umbi, dan volume kering umbi. Komposisi pupuk majemuk NP granul yang baik adalah (494,27 g pupuk/petak).
Abtrak (Bhs. Inggris)
The purposes of this research were to determine thecomposition effect of NP granule compound fertilizer tocrop growth and yield of Bima Curut and Bangkok Warso varieties, determine the best composition of NP granule compound fertilizer on yield of shallot, and to determine the best shallot varieties on crop growth of NP granule compound fertilizer. This research was conducted at local farmer field in Kebanggan Village, Sumbang District, Banyumas Regency on June to October 2015. This research was using Split Plot Design with 2 factors and 3 replications. Main plot was shallot Bima Curut and Bangkok Warso varieties. Sub plot was NP granule compound fertilizer composition, which were 0 g N/petak (NP0), 428,58 g fertilizer/plot, (NP1),423,53 g fertilizer/plot (NP2), 492,05 g fertilizer/plot (NP3), 494,27 g fertilizer/plot (NP4),463,52 g fertilizer/plot (NP5) or equal 120 kg N/ha. The result showed that NP granule compound fertilizer application increased pH H2O and electrical conductivity value, plant height, leaf green index, tuber dry weight, and tuber dry volume. The application was not affecting P sorption value. Shallot varieties were affecting plant height, leaf numbers, root fresh weight, and root dry weight but weren’t affecting P sorption value, chlorophyll A and B, leaf green index, shoot fresh weight, shoot dry weight, tuber fresh weight, tuber dry weight, tuber quantity, tuber fresh volume, and tuber dry volume. There was an interaction between NP granule compound fertilizer composition and shallot varieties to leaf green index, root dry weight, tuber quantity, and tuber dry volume. The best NP granule compound fertilizer is NP4 (494,27 g fertilizer/plot).
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save