Home
Login.
Artikelilmiahs
14721
Update
WURI SEPTIANINGSIH
NIM
Judul Artikel
Analisis Tindak Tutur Direktif dalam Serial Drama Dia Shisutaa Karya Mayumi Nakatani
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Penelitian ini mengkaji tindak tutur direktif yang terdapat dalam serial drama Jepang yang berjudul Dia Shisutaa. Tuturan direktif dalam bahasa Indonesia berbeda dengan tuturan direktif dalam bahasa Jepang. Jika dilihat dari bentuk perubahan kata kerja, dalam bahasa Indonesia tidak mengenal hal demikian. Dia Shisutaa merupakan drama yang tepat dijadikan sebagai sumber data karena memiliki banyak tuturan direktif. Tujuan dari skripsi ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk tindak tutur direktif yang dituturkan para tokoh serial drama tersebut, serta faktor-faktor apa saja yang mempengaruhi pemilihan bentuk tindak tutur tersebut. Analisis menggunakan kajian pragmatik dengan penerapan teori tindak tutur. Jenis penelitian adalah kualitatif dengan menggunakan teknik simak dan catat. Berdasarkan hasil dari analisis objek penelitian tersebut ditemukan 23 bentuk tindak tutur direktif, diantaranya adalah perintah, pemesanan, permohonan dan pemberian saran. Pemilihan tindak tutur tersebut berdasarkan usia, dimana perintah dalam bentuk nasai dituturkan oleh penutur yang usianya lebih tua dibandingkan dengan mitra tutur. Emosi penutur, meireikei digunakan pada saat penutur sedang marah dan digunakan oleh penutur pria. Tingkat keakraban, semakin akrab hubungan antara penutur dan mitra tutur maka semakin singkat dan langsung tuturan yang diujarkan.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This research examines directive speech act that is found in Dear Sister Japanese drama series. Directive speech in Indonesia is different from the one in Japanese. Seen from verb alteration form, there is no such thing in bahasa. Dear Sister is suitable for this research because there are many directive speeches. The purposes of this research are to describe directive speech act forms in this drama series and what factors that have influence on the selection of the directive speech act. The analysis uses pragmatic assessment with application of speech act theory. The type of this research is qualitative, simak and catat are used as methods. As the results from the analysis of the drama 23 directive speech act forms are found, there are command, order, request and advice. The selection of speech act depends on age, in which order in nasai form is said by older speaker to younger listener. Speaker’s emotion, meireikei is used when speaker is angry and is used by men. Intimate level, the more intimate between speaker and his listener, the more simple and more straightforward the speech will be said.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save