Home
Login.
Artikelilmiahs
14649
Update
AHMAD MUKHTAROM KATIBIN SURURI
NIM
Judul Artikel
RANCANG BANGUN SISTEM LAMPU LED CERDAS DENGAN TEKNIK LEADING-EDGE DIMMER MENGGUNAKAN SISTEM FUZZY BERBASIS ARDUINO
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Suatu penerangan ruang diperlukan oleh manusia untuk mengenali objek secara visual. Umumnya untuk pengaturan penerangan ruangan digunakan prinsip on-off. Hal ini sering mengakibatkan ketidaknyamanan dan ketidakefisienan penggunaan energi listrik. Oleh karena itu diperlukan pengaturan penerangan yang dihasilkan lampu. Sehingga nyala lampu dapat dikendalikan menjadi beberapa kondisi yaitu padam, sangat redup, redup, agak terang dan terang.Prinsip kendali yang digunakan adalah kendali fuzzy. Sistem inferensi fuzzy yang digunakan pengendali penerangan ruangan ini adalah Metode Mamdani. Dengan mengubah inputan nilai tegas (crisp) dari sensor menjadi nilai fuzzy (fuzzifykasi), setelah itu perancangan basis aturan (rule base) untuk mengevaluasi derajat keanggotaan masing-masing fungsi keanggotaan himpunan fuzzy masukan ke dalam basis aturan yang telah ditetapkan. Untuk pengambilan keputusan fuzzy (fuzzy inference system) dengan menggunakan fungsi implikasi MIN yang akan mengambil nilai minimal dari kedua masukan. Keluaran himpunan fuzzy menjadi keluaran yang berupa nilai tegas (defuzzyfikasi) berupa keluaran segitiga yaitu nilai dari PWM (Pulse Width Modulation) dengan rentang nilai antara 0-255 untuk mengatur intensitas cahaya lampu LED. Komposisi aturan menggunakan operator OR (Union), sedangkan untuk defuzzyfikasi digunakan metode COA (Center of Area). Sebagai pengendali utama pada sistem menggunakan Arduino Uno dengan input dari sensor cahaya (LDR). Output dari pendendali selanjutnya dikendalikan oleh rangkaian dimmer lampu sebagai pengaturan arus. Sistem ini bekerja di dalam ruangan (indoor) menggunakan maket rumah dengan tiga ruangan sebagai model. Dengan sistem fuzzy diperoleh error maksimal dari parameter nilai sebesar 10.9 dan eror minimal mencapai 1.42 hal ini dikarenakan masukan nilai sensor yang terkadang tidak stabil. Parameter nilai error diukur dengan nilai maksimal dari lux pada tiap - tipa ruangan yang dikalibrasi mencapai nilai 1760 lux. Hal ini diakibatkan oleh luas mangket rumag yang hanya berukuran 50 x 25 cm dan 25 x 25 cm sehingga diperoleh nilai lux kalibrasi cukup besar. Sehingga nilai PWM dari 0 - 255 dikalikan dengan 7 supaya skala nilai kalibrasi lux masing - masing ruangan tercapai selain itu duty cyle yang berfrekuensi juga sangat berpengaruh terhadap keluaran PWM yang berhubungan dengan keluaran dari nilai fuzzy. Frekuensi default dari pin PWM arduini itu sendiri adalah 490,20 Hz diubah kedalam frekeunsi 3921,16 Hz.
Abtrak (Bhs. Inggris)
A room illumination is needed by humans to identify objects visually. Generally for indoor lighting arrangement used on-off principle. This often results in inconvenience and inefficiency of energy use. Therefore, it is necessary arrangement generated illumination lights. So that the LEDs can be controlled into a number of conditions, namely outages, very dim, dim, somewhat light and terang.Prinsip control used is fuzzy control. Fuzzy inference system used indoor lighting controllers are Mamdani method. By changing the input value of firm (crisp) from the sensor into a fuzzy value (fuzzifykasi), after which the database design rules (rule base) to evaluate the degree of membership of each membership functions of fuzzy sets of input into the base of predefined rules. For decision making fuzzy (fuzzy inference system) by using the function MIN implications which would take the minimum value of the two inputs. Output fuzzy set into outputs in the form of firm value (defuzzyfication) form a triangle output value of the PWM (Pulse Width Modulation) with a range of values between 0-255 to adjust the light intensity LED lights. Composition of rules using OR operator (Union), while for the method used defuzzyfication COA (Center of Area). As the main controller in the system using the Arduino Uno with input from the light sensor (LDR). Output from the next pendendali lights controlled by dimmer circuit as current settings. The system is working indoors (indoor) using a model house with three rooms as a model. With fuzzy system obtained the maximum error of the parameter value of 10.9 and a minimum error reached 1:42 this is because the input sensor value that is sometimes unstable. Parameters measured error value and the maximum amount of lux on each - TIPA rooms were calibrated reached a value of 1760 lux. This is caused by extensive mangket rumag that measures just 50 x 25 cm and 25 x 25 cm in order to obtain a large enough value lux calibration. So that the PWM value from 0-255 multiplied by 7 so that the lux scale calibration values each - each room is achieved in addition to the duty cyle-frequency also affects the PWM outputs associated with the output of fuzzy values. The default frequency of the PWM pin Arduini itself is transformed into the frequency is 490.20 Hz 3921.16 Hz.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save