Home
Login.
Artikelilmiahs
14634
Update
LAELATUL JANAH
NIM
Judul Artikel
KAMPUNG BURUH MIGRAN INDONESIA (KBMI) (Studi Deskriptif tentang Peran dan Hambatan KBMI dalam Memberikan Perlindungan dan Pemberdayaan BMI di Desa Tracap Kecamatan Kaliwiro Kabupaten Wonosobo)
Abstrak (Bhs. Indonesia)
Buruh Migran Indonesia (BMI) seringkali rentan menjadi korban trafficking karena mereka minim pengetahuan. Hal ini menjadi salah satu alasan munculnya Kampung Buruh Migran Indonesia (KBMI). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui peran dan hambatan KBMI dalam memberikan perlindungan dan pemberdayaan kepada BMI di Desa Tracap Kecamatan Kaliwiro Kabupaten Wonosobo. Penelitian ini dilakukan di Desa Tracap Kecamatan Kaliwiro Kabupaten Wonosobo dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif. Sasaran utama dalam penelitian ini adalah pengurus KBMI dan peneliti menggunakan purposive sampling. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil dalam penelitian ini menjelaskan bahwa perlindungan terhadap BMI dilakukan saat pra penempatan, saat di negara tujuan serta purna penempatan. Hambatannya yaitu tidak berhasilnya proses kaderisasi sebagai regenerasi organisasi serta tidak bersinerginya antara KBMI dengan pemerintah desa dan pemerintah daerah. Pemberdayaan yang dilakukan KBMI melalui beberapa tahap yaitu identifikasi masalah, pelatihan, implementasi serta tahap evaluasi. Hambatan dalam pemberdayaan ini karena tidak semua peserta yang mengikuti pembekalan mampu mengimplementasikan pelatihan yang diberikan serta KBMI belum bersinergis dengan pemerintah desa maupun pemerintah daerah sehingga menghambat perkembangan organisasi. KBMI hendaknya bersinergi dengan pemerintah desa dan pemerintah daerah serta adanya kaderisasi sebagai media untuk menciptakan penerus organisasi selanjutnya.
Abtrak (Bhs. Inggris)
Indonesian Migrant Workers (BMI) is susceptible to become the trafficking victims due to their lack knowledge of their rights. This is one reason the appearance of Indonesian Migrant Worker’s Village (KBMI). The purpose of this study to determine the role and constraints of KBMI in providing protection and empowerment to BMI in the Tracap Kaliwiro District of Wonosobo. This research was conducted in Tracap Kaliwiro District of Wonosobo by using descriptive qualitative method. The main target of this research are administrators and researchers KBMI using purposive sampling. Methods of data collection using interviews, observation, and documentation. The results in this study explains that the protection of BMI is done during pre-placement, when the country of destination as well as after placement. The obstacle is not the success of the regeneration process as regeneration organization and no synergy between KBMI with village leader and local government. Empowerment KBMI has been done through several stages of problem identification, training, implementation, and evaluation stage. The obstacles in the empowerment happened because not all participants in the briefing was able to implement the training provided and KBMI not sinergy with the village leaders and local government that is hindering the development of the organization. KBMI should work together with the village government and local governments and regeneration as a medium to create a further organization successor.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save