Home
Login.
Artikelilmiahs
14592
Update
ARIF FATKHUROZI
NIM
Judul Artikel
KONTRIBUSI PENDAPATAN USAHA TERNAK SAPI PERANAKAN ONGOLE (PO) TERHADAP PENDAPATAN RUMAH TANGGA PETERNAK DI KECAMATAN KLIRONG KABUPATEN KEBUMEN
Abstrak (Bhs. Indonesia)
ARIF FATKHUROZI. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Klirong Kabupaten Kebumen pada bulan Agustus - September tahun 2015. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kontribusi pendapatan dari usaha ternak sapi Peranakan Ongole (PO) terhadap pendapatan rumah tangga peternak dan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap pendapatan peternak sapi potong. Metode penelitian menggunakan metode survei dengan kuisioner dan wawancara untuk memperoleh data primer. Data sekunder diperoleh dari laporan ilmiah, catatan atau dokumen dari instansi terkait dan literatur. Metode penetapan lokasi ditentukan dengan cara Purposive Sampling, dari 8 desa diambil 4 desa terpilih yang mewakili. Peternak yang dijadikan sampel ditentukan dengan metode Simple Random Sampling dengan jumah responden penelitian adalah 132 peternak. Analisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian dari usaha ternak sapi PO menunjukan pendapatan rumah tangga di Kecamatan Klirong adalah Rp 29.388.436,00 /tahun yang terdiri dari pendapatan sapi PO sebesar Rp 8.298.360,00/tahun, Pertanian Rp 13.651.654,00/tahun dan Non Pertanian Rp 7.438.422,00/tahun. Usaha ternak sapi PO memberikan kontribusi 28,23 % terhadap total pendapatan rumah tangga. Peningkatan jumlah kepemilikan ternak, lama beternak dan jumlah anggota keluarga meningkatkan pendapatan peternak sapi potong.
Abtrak (Bhs. Inggris)
This study had been conducted at Klirong subdistrict Kebumen from August to September 2015. The research aimed to investigate the contribution of beef cattle farming to the family income and to determine factors influencing the income of beef cattle farming. The research used a survey method with questionnaire and interview to obtain primary data. The research area (Klirong Sub district) which involved 4 villages was selected by using a purposive sampling method based on the largest number of farmers. 132 PO cattle farmers as the respondents were chosen by using simple random sampling method. The results showed that PO cattle farming generated family income of Rp 29,388,436.00 /year which consisted of Rp 8,298,360.00/year from cattle farming, Rp 13,651,654.00/year from agriculture activities and RP 7,438,422.00/year from non agriculture activities. The PO cattle farming contributed 28,23 percent to total household’s income. The increasing number of PO cattle, farming experience, and number of family members stimulated the income of PO cattle farming.
Kata kunci
Pembimbing 1
Pembimbing 2
Pembimbing 3
Tahun
Jumlah Halaman
Save